Bogordaily.net – Mark Lee secara resmi mengumumkan keputusannya untuk keluar dari grup NCT sekaligus meninggalkan agensi SM Entertainment setelah satu dekade berkarier.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung melalui sebuah surat panjang yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada 3 April 2026.
Dalam tulisan tersebut, Mark tidak hanya menyampaikan keputusan, tetapi juga membuka perjalanan emosionalnya selama 10 tahun terakhir bersama para penggemar yang dikenal sebagai Czennies.
Mark memulai suratnya dengan mengenang awal debutnya pada 9 April 2016 sebagai bagian dari unit pertama NCT. Kini, tepat satu dekade kemudian, ia menyadari bahwa perjalanan panjang tersebut telah membentuk dirinya menjadi sosok yang dikenal saat ini.
“Aku debut sebagai NCT U pada 9 April 2016, dan sekarang ketika sudah memasuki April 2026, benar-benar terasa bahwa 10 tahun penuh telah berlalu. Aku merasa telah menciptakan begitu banyak kenangan,” tulisnya.
Ia juga mengakui bahwa hubungan dengan para penggemar bukan sekadar relasi biasa. Banyak di antara mereka yang telah mengikuti perjalanannya bahkan sejak masa trainee di SM Rookies, menjadikan ikatan tersebut terasa sangat dalam.
“Bagiku, rasanya aku benar-benar hanya merasakan kebahagiaan. Kalian telah membuatku bahagia setiap hari tanpa pernah gagal,” sambungnya.
Alasan Mark Lee Keluar dari NCT
Di balik keputusan besar ini, Mark menegaskan bahwa langkah tersebut bukanlah sesuatu yang tiba-tiba. Ia mengaku telah lama memikirkan arah hidupnya, bahkan sejak masih muda.
Keinginannya untuk menjalani kehidupan yang lebih sederhana dan personal dalam bermusik menjadi salah satu alasan utama. Ia ingin kembali ke akar musik yang lebih intim, jauh dari gemerlap industri idol.
“Sejak masa trainee atau mungkin bahkan sebelum itu aku selalu menyimpan sebuah mimpi. Aku ingin berkeliling dengan gitar akustik, melakukan busking di jalanan, dan bahkan pernah ingin menjadi seorang penulis,” ungkapnya.
“Sejak masa trainee atau mungkin bahkan sebelum itu aku selalu menyimpan sebuah mimpi. Aku ingin berkeliling dengan gitar akustik, melakukan busking di jalanan, dan bahkan pernah ingin menjadi seorang penulis,” ungkapnya.
Keinginan ini mencerminkan pencarian jati diri sebagai musisi, bukan hanya sebagai idol. Setelah bertahun-tahun berada dalam sistem industri besar, Mark merasa perlu menemukan kembali makna musik dalam hidupnya.
Momen berakhirnya kontrak 10 tahun menjadi titik refleksi penting bagi Mark. Ia mulai mempertanyakan kembali tujuan hidupnya, baik sebagai individu maupun sebagai seniman.
“Melalui NCT, rasanya aku bisa merasakan langit, daratan, laut, dan gunung dengan cara yang paling luar biasa,” tulisnya.
Namun di sisi lain, ia juga mulai mencari jawaban atas pertanyaan yang lebih personal.
“Aku mulai bertanya: mimpi terbaik apa yang bisa aku impikan? Apa tujuan terbesar dalam hidupku sebagai seseorang bernama Mark?”
Pertanyaan-pertanyaan tersebut akhirnya membawanya pada keputusan besar untuk melangkah keluar dari zona nyaman dan memulai perjalanan baru.
Dukungan Member dan Perasaan Berat ke Fans
Dalam suratnya, Mark menegaskan bahwa keputusan ini tidak diambil secara sepihak. Ia telah berdiskusi dengan para member NCT, yang justru memberikan dukungan penuh terhadap langkah tersebut.
“Semua member mengatakan bahwa mereka mendukungku. Aku sangat bersyukur, dan aku mencintai kalian. Kami telah menjalani perjalanan terbaik selama lebih dari 10 tahun ini,” ungkapnya.
Meski demikian, ia tidak menampik bahwa keputusan ini akan mengejutkan dan mungkin menyakitkan bagi para penggemar. Ia mengaku telah lama memikirkan cara terbaik untuk menyampaikan kabar ini.
“Aku tahu keputusan ini bisa menjadi kejutan besar dan luka, karena itu hatiku terasa sangat berat,” jelasnya.
Sebagai penutup, Mark menyampaikan harapannya untuk masa depan. Ia ingin kembali suatu hari nanti dengan versi dirinya yang lebih jujur, lebih matang, dan lebih autentik sebagai musisi.
“Agar suatu hari nanti aku bisa menjadi Mark yang bisa kalian banggakan, aku akan melakukan yang terbaik, bahkan melampaui yang terbaik,” tutupnya.
