Bogordaily.net — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkap harga pembelian motor listrik untuk operasional program MBG berada di bawah harga pasar. BGN mendapatkan kendaraan tersebut dengan banderol sekitar Rp42 juta per unit.
Dadan menjelaskan, harga tersebut lebih rendah dibandingkan kisaran harga pasar yang mencapai Rp52 juta per unit. “Harga pasaran Rp52 juta, kita beli kalau nggak salah Rp42 juta, di bawah harga pasaran,” ujarnya dalam tayangan video resmi.
Berdasarkan penelusuran di situs pengadaan pemerintah, motor listrik yang digunakan merupakan tipe Emmo JVX GT yang dipasok oleh PT Yasa Artha Trimanunggal.
Dalam platform Inaproc, kendaraan tersebut ditawarkan sekitar Rp49,95 juta termasuk pajak, sementara di situs resmi produsen tercantum harga Rp56,8 juta.
BGN menyebut motor listrik ini akan digunakan untuk menunjang operasional SPPG, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau kendaraan roda empat. Penggunaan motor dinilai lebih efektif untuk menjangkau desa-desa terpencil.
“Program ini menyasar daerah-daerah yang sulit dijangkau. Ada wilayah yang hanya bisa diakses menggunakan motor, jadi ini untuk mendukung operasional,” kata Dadan.
Dari sisi jumlah, pengadaan motor listrik tidak mencapai 70.000 unit seperti yang sempat beredar. BGN menargetkan sekitar 25.000 unit, dengan realisasi sementara mencapai 21.801 unit.
Meski demikian, BGN belum merinci total anggaran pengadaan secara keseluruhan. Dalam data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (Inaproc), terdapat paket pengadaan kendaraan roda dua dengan nilai signifikan, masing-masing mencapai Rp1,22 triliun yang bersumber dari APBN melalui skema e-purchasing.
Paket tersebut mencakup distribusi untuk berbagai wilayah di Indonesia dengan volume hingga 24.400 unit.
Sebagai tambahan, Emmo JVX GT merupakan motor listrik bergaya adventure dengan tenaga hingga 7.000 watt. Kendaraan ini mampu menempuh jarak sekitar 70 km dengan satu baterai dan hingga 140 km dengan dua baterai.
Kecepatan maksimalnya mencapai 85 km per jam dan dilengkapi fitur fast charging yang memungkinkan pengisian daya dari 30% ke 80% dalam waktu sekitar satu jam.
Motor ini juga dirancang untuk berbagai medan, dengan ban dual purpose, sistem pengereman cakram ganda, serta ground clearance tinggi yang mendukung mobilitas di wilayah terpencil.***
