Thursday, 30 April 2026
HomeKota BogorPemkot Bogor Deklarasikan Kecamatan Tangguh Bencana, Antisipasi Cuaca Ekstrem

Pemkot Bogor Deklarasikan Kecamatan Tangguh Bencana, Antisipasi Cuaca Ekstrem

Bogordaily.net – Pemerintah Kota Bogor mendeklarasikan program Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem.

Gerakan Kencana merupakan inisiatif strategis dari Kementerian Dalam Negeri yang telah diluncurkan sejak 23 Juni 2023 program ini bertujuan mempercepat pencapaian standar pelayanan minimal urusan bencana terutama di tingkat kecamatan sebagai wilayah terdekat dengan masyarakat

Deklarasi tersebut digelar di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Jalan Pool Bina Marga No.2, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal.

Kegiatan yang dihadiri oleh Wali Kota Bogor,Ketua DPRD Kota Bogor,BPBP Kota Bogor,Jajaran Forkopimda Kota Bogor serta Camat & Lurah Se-Kota Bogor

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam merespons peningkatan intensitas cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini.

“Ini adalah bagian dari upaya kita bersama, terutama dalam menyikapi dan mengantisipasi cuaca ekstrem yang belakangan ini intensitasnya terlihat semakin meningkat,” ujar Dedie.

Ia mengungkapkan, berdasarkan catatan yang dimiliki Pemerintah Kota Bogor, curah hujan kini dapat mencapai 100 hingga 120 milimeter per hari. Kondisi tersebut dinilai sudah berada di luar kebiasaan dan perlu penanganan serius.

“Dalam catatan kita, curah hujan mencapai 100 hingga 120 mm per hari. Bayangkan, ini bukan hanya soal global warming, tapi sudah mengarah pada global disaster (bencana global). Hal ini memang harus diantisipasi,” jelasnya.

Dedie menambahkan, karakteristik Kota Bogor yang dikenal sebagai kota dengan curah hujan tinggi kini mengalami perubahan dengan intensitas yang semakin ekstrem. Oleh karena itu, peran kecamatan menjadi sangat penting dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Apalagi Bogor yang biasanya curah hujannya tidak seekstrem itu, kini menjadi sangat ekstrem, sehingga teman-teman di kecamatan perlu terus siap siaga. Hari ini kita deklarasikan Kencana sebagai salah satu langkah kita untuk mengantisipasi semua hal itu,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, dijelaskan bahwa tugas utama Kecamatan Tangguh Bencana adalah melakukan edukasi, penyebaran informasi, serta komunikasi kepada masyarakat terkait potensi bencana. Selain itu, langkah mitigasi juga menjadi fokus utama dalam program ini.

“Tugas utamanya adalah edukasi, memberikan informasi dan komunikasi kepada masyarakat, sekaligus melakukan pencegahan semaksimal mungkin melalui mitigasi,” ungkap perwakilan pemerintah.

Lebih lanjut, mitigasi dilakukan dengan mengenali potensi bencana di wilayah masing-masing, seperti titik rawan pohon tumbang maupun risiko lainnya.

“Misalnya, untuk potensi bencana di Kota Bogor seperti pohon tumbang, mestinya camat dan lurah yang lebih tahu titik-titiknya. Harus diketahui mana kira-kira pohon yang berpotensi tumbang atau dahannya patah. Intinya harus mengenali wilayahnya,” jelasnya.

Melalui deklarasi Kencana ini, Pemerintah Kota Bogor berharap seluruh kecamatan dapat meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi, serta lebih responsif dalam menghadapi potensi bencana di tengah perubahan iklim yang semakin tidak menentu.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here