bogordaily.net – Iran kembali mengambil langkah tegas dengan menutup Selat Hormuz setelah serangan Israel mengguncang wilayah Lebanon. Keputusan ini menjadi sinyal kuat atas respons langsung Teheran terhadap eskalasi konflik yang terus meluas di kawasan tersebut.
Penutupan jalur vital perdagangan minyak dunia itu langsung memicu kekhawatiran global. Selat Hormuz selama ini dikenal sebagai salah satu rute utama distribusi energi internasional, sehingga setiap gangguan di kawasan ini berpotensi berdampak luas.
Di tengah meningkatnya ketegangan, Iran bersama Amerika Serikat dan Israel sebenarnya telah menyepakati gencatan senjata selama dua pekan.
Kesepakatan itu dibuat untuk meredam situasi dan menghindari ancaman serangan besar dari Presiden AS Donald Trump terhadap Iran.
Namun, kondisi di lapangan menunjukkan situasi yang belum sepenuhnya terkendali. Laporan mengenai serangan baru masih terus bermunculan, bahkan hanya beberapa jam setelah kesepakatan diumumkan.
Hal ini memunculkan keraguan besar terhadap efektivitas gencatan senjata tersebut.
Penutupan kembali Selat Hormuz oleh Iran pun dinilai sebagai tanda bahwa konflik belum benar-benar mereda, sekaligus menjadi peringatan bahwa dampaknya bisa meluas hingga ke tingkat global.***
