Bogordaily.net – Libur panjang selalu punya cerita. Kali ini, cerita itu datang dari Jalur Puncak Bogor. Angkanya tidak kecil: 220 ribu kendaraan melintas selama long weekend. Sebuah angka yang membuat Jalan Raya Puncak kembali berubah menjadi lautan kendaraan.
Sejak Kamis pagi hingga Minggu siang, arus kendaraan nyaris tidak putus. Dari Jakarta menuju kawasan wisata Puncak. Lalu kembali turun ke arah ibu kota.
Kasat Lantas Polres Bogor AKP Afif Widhi Ananto menyebut, sekitar 120 ribu kendaraan tercatat naik menuju kawasan Puncak. Sementara kendaraan yang turun menuju Jakarta sudah mencapai 100 ribu unit.
“Untuk jumlah kendaraan yang naik ke atas pada libur long weekend ini ada sekitar 120 ribu kendaraan. Untuk yang turun sendiri saat ini sudah mencapai 100 ribu kendaraan,” kata Afif di Simpang Gadog, Minggu (17/5/2026).
Puncak arus wisata terjadi pada hari pertama long weekend, Kamis (14/5). Dalam sehari saja, sekitar 45 ribu kendaraan masuk ke kawasan Puncak. Jumlah itu naik 14 persen dibanding akhir pekan biasa.
Kawasan wisata favorit warga Jabodetabek itu memang selalu menjadi magnet saat libur panjang. Udara dingin, vila-vila penuh, warung makan padat, dan jalanan pun ikut sesak.
Namun yang menarik justru terjadi saat arus balik.
Sabtu kemarin menjadi puncak kendaraan turun dari Puncak menuju Jakarta. Polisi mencatat sekitar 44 hingga 45 ribu kendaraan bergerak turun dalam satu hari.
Meski begitu, aparat belum bisa bernapas lega. Sebab masih ada selisih antara kendaraan yang naik dan yang turun. Artinya, masih banyak wisatawan yang bertahan di kawasan Puncak hingga Minggu siang.
Karena itu, Satlantas Polres Bogor masih memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way menuju Jakarta.
“Intinya masih ada selisih antara kendaraan yang naik dengan yang turun. Untuk itu, kami masih menyiagakan dan memprioritaskan kepada masyarakat yang telah selesai melaksanakan wisata,” ujar Afif.
Siang tadi, rekayasa lalu lintas one way arah bawah kembali diterapkan dari kawasan Puncak menuju Jakarta. Langkah itu dilakukan untuk mempercepat arus kendaraan wisatawan yang pulang setelah menikmati libur panjang.
Bagi warga Bogor, pemandangan seperti ini sebenarnya bukan hal baru. Tetapi setiap long weekend datang, Jalur Puncak selalu seperti mengulang cerita lama: macet panjang, kendaraan mengular, dan polisi sibuk mengatur arus agar tetap bergerak.***
