Bogordaily.net – Pemerintah Amerika Serikat dikabarkan tengah menyiapkan gebrakan baru dalam desain dokumen resmi negara. Kali ini, sorotan tertuju pada rencana peluncuran paspor edisi khusus yang menampilkan foto dan tanda tangan Presiden Donald Trump.
Kebijakan ini langsung memicu perhatian luas, baik dari masyarakat domestik maupun komunitas internasional, karena dinilai berbeda dari tradisi desain paspor Amerika Serikat yang selama ini lebih menonjolkan simbol sejarah ketimbang figur presiden yang sedang menjabat.
Berdasarkan informasi dari pejabat Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, paspor dengan desain baru tersebut tidak akan berlaku secara menyeluruh di semua layanan.
Penerbitannya akan dilakukan secara terbatas melalui Kantor Paspor Washington, khusus bagi warga yang melakukan pembuatan atau perpanjangan paspor secara langsung di lokasi tersebut. Sementara itu, pengajuan melalui sistem daring maupun kantor paspor di wilayah lain masih akan menggunakan desain lama.
Kebijakan ini menegaskan bahwa paspor tersebut merupakan edisi spesial, bukan pengganti desain utama yang saat ini digunakan secara nasional.
Peluncuran paspor ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat yang akan jatuh pada Juli mendatang. Momentum bersejarah ini memang menjadi perhatian besar pemerintah AS, yang menyiapkan berbagai simbol peringatan dalam bentuk produk resmi negara.
Selain paspor, wajah Donald Trump juga direncanakan hadir dalam beberapa item peringatan lainnya, termasuk koin khusus serta kartu akses taman nasional edisi terbatas.
Langkah ini sekaligus menunjukkan upaya pemerintah dalam mengemas perayaan nasional dengan pendekatan visual yang lebih modern dan personal.
Detail Desain yang Sarat Nilai Simbolik
Dari contoh desain yang beredar, paspor edisi khusus ini menampilkan wajah Donald Trump beserta tanda tangannya dengan aksen warna emas pada bagian dalam sampul. Tampilan ini memberikan kesan eksklusif sekaligus menegaskan nilai simbolis dari dokumen tersebut.
Sementara itu, pada bagian belakang paspor, disematkan ilustrasi lukisan terkenal “Declaration of Independence” karya John Trumbull. Lukisan ini menggambarkan momen bersejarah penandatanganan deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat.
Penggunaan elemen seni klasik tersebut menunjukkan upaya menjaga keseimbangan antara nuansa modern dan warisan sejarah dalam satu desain.
Meski tampil dengan desain baru yang lebih artistik, pemerintah memastikan bahwa aspek keamanan tetap menjadi prioritas utama.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, menegaskan bahwa paspor ini tetap mengusung standar keamanan tinggi seperti dokumen resmi lainnya.
“Paspor ini menghadirkan desain karya seni khusus dengan tampilan visual yang ditingkatkan, namun tetap mempertahankan standar keamanan tinggi yang dimiliki paspor AS,” ujarnya seperti dikutip dari CNN.
Jadwal Rilis dan Produksi Masih Terbatas
Rencananya, penerbitan paspor edisi khusus Donald Trump akan dimulai pada musim panas tahun ini. Namun hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan secara resmi jumlah paspor yang akan diproduksi.
Hal ini menambah kesan eksklusivitas, sekaligus membuka kemungkinan bahwa paspor tersebut akan menjadi barang koleksi bernilai tinggi di masa mendatang.
Sebagai perbandingan, desain paspor Amerika Serikat yang saat ini masih digunakan menampilkan ilustrasi karya Percy Moran. Lukisan tersebut menggambarkan tokoh Francis Scott Key setelah peristiwa pengeboman Fort McHenry.
Perubahan desain ini menandai pergeseran pendekatan visual dari yang sebelumnya berfokus pada sejarah peristiwa menuju representasi figur pemimpin negara.
Tak hanya paspor, pemerintah AS juga telah menyiapkan berbagai produk lain dalam rangka memperingati 250 tahun kemerdekaan.
Salah satunya adalah kartu akses taman nasional edisi khusus yang menampilkan wajah Donald Trump berdampingan dengan George Washington.
Selain itu, Komisi Seni Rupa AS juga telah menyetujui desain koin peringatan yang memuat wajah presiden sebagai bagian dari simbol nasional.***
