Bogordaily.net – Masih banyak pemilik kendaraan yang mengira ban memiliki tanggal kedaluwarsa layaknya makanan atau minuman. Padahal, ban kendaraan sejatinya tidak memiliki masa kedaluwarsa pasti, meskipun tetap memiliki usia pakai ideal yang perlu diperhatikan demi keselamatan berkendara.
Pada setiap ban kendaraan, terdapat kode produksi yang biasanya terletak di bagian dinding ban. Kode ini penting untuk mengetahui kapan ban diproduksi oleh pabrikan.
Kode produksi ban umumnya terdiri dari empat digit angka. Cara membacanya cukup mudah, yaitu:
- Dua digit pertama menunjukkan minggu produksi
- Dua digit terakhir menunjukkan tahun produksi
Dikutip dari Grid oto, sebagai contoh, jika terdapat kode “2021”, maka artinya ban tersebut diproduksi pada minggu ke-20 tahun 2021.
Meski tidak memiliki tanggal kedaluwarsa resmi, kondisi ban tetap akan mengalami penurunan performa seiring bertambahnya usia.
Karet ban lama-kelamaan akan mengeras sehingga kenyamanan berkendara berkurang dan kemampuan pengereman menjadi tidak maksimal.
Selain faktor usia, kondisi lingkungan juga sangat memengaruhi kualitas ban. Ban yang terlalu sering terpapar sinar matahari langsung dapat mengalami penurunan kualitas lebih cepat.
Misalnya kendaraan yang rutin diparkir di area terbuka. Kondisi panas berlebih bisa membuat tekanan angin dalam ban menjadi tidak stabil akibat pemuaian.
Tidak hanya itu, permukaan karet juga lebih cepat getas hingga memicu retakan-retakan pada dinding ban.
Agar usia ban lebih awet dan tetap aman digunakan, pemilik kendaraan disarankan rutin memeriksa kondisi ban, menjaga tekanan angin sesuai rekomendasi, serta menghindari parkir terlalu lama di bawah terik matahari langsung.
Tips Merawat Ban Agar Lebih Awet
- Rutin cek tekanan angin ban
- Hindari membawa beban berlebihan
- Parkir di tempat teduh
- Lakukan spooring dan balancing secara berkala
- Periksa adanya retak atau benjolan pada dinding ban***
