Wednesday, 6 May 2026
HomeNasionalBSI Ingatkan Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Berkedok Layanan Haji

BSI Ingatkan Masyarakat Waspadai Modus Penipuan Berkedok Layanan Haji

Bogordaily.net – Bank Syariah Indonesia (BSI) mengimbau masyarakat, khususnya calon jemaah haji, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan layanan haji dan umrah.

Imbauan ini disampaikan melalui kampanye edukasi di media sosial guna mencegah masyarakat menjadi korban kejahatan digital.

Dalam unggahan tersebut, BSI menjelaskan sejumlah modus yang kerap digunakan pelaku.

Di antaranya adalah menawarkan percepatan porsi haji tanpa antre dengan biaya lebih murah, mengaku sebagai petugas resmi haji, hingga meminta pembaruan data pribadi calon jemaah. S

elain itu, pelaku juga kerap menjanjikan pelunasan biaya haji atau perbaikan sistem layanan sebagai dalih untuk meyakinkan korban.

Lebih lanjut, BSI mengungkapkan bahwa pelaku umumnya menyasar calon jemaah melalui aplikasi pesan instan seperti WhatsApp.

Mereka kemudian berpura-pura menjadi pihak resmi dan meminta data sensitif seperti KTP, NIK, serta dokumen terkait haji.

Tidak jarang, pelaku juga melakukan panggilan suara atau video call dengan iming-iming pemberian barcode (QRIS) atau nomor antrean palsu.

Modus lainnya adalah mengarahkan korban untuk mengklik tautan mencurigakan, mengunduh aplikasi tertentu, hingga meminta korban melakukan share screen atau memasukkan kode unik ke dalam aplikasi mobile banking. Tindakan ini berpotensi membuka akses pelaku terhadap data dan rekening korban.

Sebagai langkah pencegahan, BSI mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan mengunduh aplikasi dari sumber tidak jelas, menghindari klik tautan mencurigakan, serta tidak membagikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal.

Selain itu, nasabah juga diminta untuk tidak melakukan share screen saat mengakses layanan perbankan dan selalu memastikan informasi diperoleh dari kanal resmi.

BSI menegaskan pentingnya verifikasi informasi melalui saluran resmi perusahaan atau instansi terkait.

Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran yang tidak masuk akal, terutama yang berkaitan dengan ibadah haji.

Melalui kampanye ini, BSI mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan menjaga keamanan data pribadi dengan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap aktivitas digital, khususnya yang berkaitan dengan layanan keuangan dan ibadah.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here