Bogordaily.net – Mahasiswa Kepung Jakarta 4 Mei 2026 diprediksi memicu kemacetan di sejumlah ruas utama Ibu Kota, khususnya di wilayah Jakarta Pusat. Ribuan massa yang menggelar aksi unjuk rasa di beberapa titik strategis berpotensi menyebabkan kepadatan lalu lintas sejak pagi hingga siang hari.
Kepolisian mengerahkan 3.225 personel gabungan untuk mengamankan jalannya aksi sekaligus mengantisipasi gangguan arus kendaraan. Sejumlah lokasi yang menjadi pusat demonstrasi dipastikan akan mengalami peningkatan volume kendaraan dan kemungkinan rekayasa lalu lintas.
Adapun beberapa titik yang diprediksi menjadi pusat kemacetan antara lain:
* Kawasan Gedung MPR/DPR RI di Jalan Gatot Subroto, yang kerap menjadi titik kumpul massa aksi besar.
* Kantor Kemendiktisaintek di sekitar Gambir, termasuk akses menuju Jalan Medan Merdeka Barat dan sekitarnya.
* Area Stasiun Gambir dan sekitarnya, yang menjadi lokasi mobilisasi massa Dewan Mahasiswa (DEMA) UIN Jakarta.
* Akses menuju Monas dan Jalan MH Thamrin, yang berpotensi terdampak limpahan arus kendaraan dari titik aksi.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema pengamanan sekaligus pengaturan lalu lintas guna meminimalisir kemacetan.
Masyarakat yang hendak melintas di kawasan tersebut diimbau untuk mencari jalur alternatif dan menyesuaikan waktu perjalanan. Pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional, tergantung pada dinamika di lapangan.
Mahasiswa Kepung Jakarta 4 Mei 2026 menjadi salah satu agenda aksi besar yang melibatkan berbagai elemen mahasiswa dan masyarakat sipil. Dengan konsentrasi massa di beberapa titik sekaligus, potensi kemacetan diperkirakan tidak hanya terjadi di lokasi utama, tetapi juga meluas ke ruas jalan penghubung di Jakarta Pusat.
Karena itu, pengendara disarankan memantau informasi lalu lintas secara real-time dan menghindari area sekitar DPR, Gambir, serta jalur protokol jika tidak memiliki kepentingan mendesak.***
