Bogordaily.net – Upaya digitalisasi administrasi kependudukan di Kota Bogor dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih cepat, efektif, dan transparan di era modern.
Mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Hukum sekaligus Tenaga Ahli Panitia Khusus (Pansus) Raperda Administrasi Kependudukan DPRD Kota Bogor, Army, menilai bahwa transformasi digital dalam pelayanan administrasi kependudukan sudah menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari.
Menurutnya, pelayanan publik yang masih bergantung pada sistem manual berpotensi menimbulkan keterlambatan pelayanan, penumpukan administrasi, hingga meningkatnya risiko kesalahan data.
“Digitalisasi administrasi kependudukan bukan hanya soal mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih efisien dan mudah diakses masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa integrasi sistem administrasi kependudukan akan memberikan dampak besar terhadap berbagai sektor pelayanan, mulai dari kesehatan, pendidikan, bantuan sosial, hingga pelayanan perizinan.
Selain itu, dirinya menilai bahwa pembentukan Raperda Administrasi Kependudukan Kota Bogor menjadi momentum penting dalam memperkuat landasan hukum pelayanan berbasis digital yang tetap memperhatikan aspek keamanan dan perlindungan data pribadi masyarakat.
Army berharap pembaruan regulasi tersebut dapat mendorong terwujudnya sistem pelayanan administrasi kependudukan yang modern, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
(Muhammad Irfan Ramadan)
