Wednesday, 13 May 2026
HomeKota BogorEmpat Jalur SPMB 2026 Tetap Berlaku, Pemkot Bogor Persempit Celah Kecurangan

Empat Jalur SPMB 2026 Tetap Berlaku, Pemkot Bogor Persempit Celah Kecurangan

Bogordaily.net – Pemerintah Kota Bogor memastikan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 akan diperketat untuk meminimalisir berbagai bentuk kecurangan, terutama terkait perpindahan domisili dan manipulasi administrasi kependudukan.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, saat wawancara di Balaikota Paseban Kota Bogor, Selasa, 12 Mei 2026.

Dedie menjelaskan, pelaksanaan SPMB tahun ini masih menggunakan empat jalur utama, yakni jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi.

“Ada empat jalur SPMB, yang pertama domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Empat jalur ini hampir sama dengan yang sebelumnya,” ujar Dedie A. Rachim.

Namun demikian, menurutnya terdapat penyesuaian pada skema prioritas penerimaan untuk mempersempit potensi kecurangan dalam proses seleksi.

“Cuma nanti prioritasnya, domisili Kota 90 persen, luar kota 10 persen, jalur mutasi orang tua lima persen. Jadi sudah kita coba minimalisir bibit-bibit kecurangan,” katanya.

Selain itu, Pemkot Bogor juga menegaskan bahwa isu kekurangan bangku sekolah negeri maupun swasta tidak perlu menjadi kekhawatiran masyarakat. Berdasarkan data kelulusan siswa SD se-Kota Bogor, daya tampung sekolah dinilai masih mencukupi.

Dedie menyebutkan, kuota penerimaan SMP negeri di Kota Bogor mencapai 7.160 siswa dari total hampir 17 ribu lulusan SD tahun ini.

“Kuota untuk negeri itu ada 7.160 SMP negeri dari hampir 17 ribu kelulusan SD se-Kota Bogor yang bisa diterima sekolah negeri, tujuh ribuan,” ungkapnya.

Sementara itu, sekolah swasta di Kota Bogor juga masih memiliki sekitar 8 ribu bangku yang dapat menampung peserta didik baru.

“Ada lagi sekitar 8 ribu bangku yang ada di sekolah swasta. Kalau kita lihat dari kelulusan, untuk daya tampung negeri dan swasta itu masih ada selisih seribu dari kelulusan. Bahwa tidak ada isu kekurangan bangku sekolah dan kekurangan sekolah,” jelas Dedie.

Pemerintah Kota Bogor berharap pelaksanaan SPMB 2026 dapat berjalan transparan, tertib, dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik di Kota Bogor.

(Fikri)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here