Bogordaily.net – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Desa Sukamakmur pada Minggu malam, 3 Mei 2026, kembali menimbulkan dampak serius bagi infrastruktur warga.
Salah satu titik yang terdampak adalah akses jalan di Kampung Pasir Jengkol, RT 08 RW 07, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.
Peristiwa longsor tersebut terjadi sekitar pukul 19.10 WIB, saat hujan deras masih mengguyur kawasan tersebut tanpa jeda. Kondisi ini diperparah oleh meningkatnya debit air sungai yang berada tepat di bawah badan jalan warga.
Aliran air yang deras kemudian mengikis struktur tanah penyangga jalan secara perlahan, hingga akhirnya menyebabkan sebagian badan jalan ambrol dan tidak dapat lagi digunakan secara normal oleh warga sekitar.
Akses jalan yang berada di kawasan dengan kontur tanah curam tersebut memang diketahui cukup rentan terhadap pergerakan tanah, terutama saat curah hujan tinggi berlangsung dalam waktu lama. Tanah yang terus tergerus arus air membuat struktur jalan kehilangan daya dukungnya.
Akibat kejadian ini, akses mobilitas warga sempat terganggu karena jalur utama yang biasa digunakan untuk aktivitas sehari-hari tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Warga pun terpaksa mencari jalur alternatif untuk beraktivitas.
Hingga malam hari, kondisi di lokasi masih terpantau belum sepenuhnya stabil. Warga setempat juga mulai melakukan upaya darurat dengan memberikan tanda peringatan agar tidak ada kendaraan yang melintas di area rawan longsor tersebut.
Peristiwa ini menambah daftar titik rawan bencana di wilayah Kabupaten Bogor yang kerap mengalami pergeseran tanah saat musim hujan.
Warga berharap adanya penanganan cepat dari pihak terkait agar akses jalan dapat segera diperbaiki dan tidak membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil dan curah hujan diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
