Bogordaily.net – Jemaah haji Kota Bogor mulai merasakan suasana yang selama ini hanya mereka dengar dari cerita para pendahulu. Sabtu pagi, 9 Mei 2026 waktu Arab Saudi, sebanyak 80 jamaah lanjut usia dan jamaah risiko tinggi dari Kloter JKS 10 mendapat kesempatan istimewa memasuki Rawdah—tempat yang diyakini sebagai salah satu taman surga di Masjid Nabawi.
Perjalanan menuju lokasi itu tidak sederhana. Banyak di antara mereka berjalan perlahan. Ada yang menggunakan kursi roda. Ada pula yang harus didampingi petugas kesehatan sejak keluar hotel hingga masuk ke area Masjid Nabawi.
Namun wajah-wajah lelah itu berubah haru ketika akhirnya bisa berada di dekat makam Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Beberapa jamaah tampak menitikkan air mata. Sebagian lain terus menggenggam tasbih sambil berdoa pelan.
Momen tersebut menjadi pengalaman yang sangat dinanti oleh para jemaah haji Kota Bogor sejak keberangkatan mereka ke Tanah Suci. Terlebih bagi jamaah lansia yang sejak awal masuk kategori prioritas karena kondisi kesehatan dan keterbatasan fisik.
Tenaga Kesehatan Haji Kloter, dr. Rahma P, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan tetap dalam pengawasan ketat petugas.
“Alhamdulillah tadi kegiatan kami kawal dan berjalan dengan baik,” ujar Rahma.
Petugas memang memberi perhatian khusus kepada jamaah risti. Cuaca di Madinah yang cukup panas dan kepadatan area Masjid Nabawi menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, proses pendampingan dilakukan sejak awal agar jamaah tetap aman dan nyaman selama menjalankan ibadah.
Bagi banyak keluarga di Bogor, kabar ini menjadi penyejuk hati. Sebab tidak semua jamaah mendapatkan kesempatan mudah untuk masuk ke Rawdah, terlebih bagi mereka yang sudah lanjut usia.
Kini doa terus dipanjatkan agar seluruh jemaah haji Kota Bogor diberikan kesehatan, kekuatan menjalani seluruh rangkaian ibadah haji, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.***
