Bogordaily.net – Jumlah penonton film Dilan Dilan ITB menjadi sorotan di awal masa tayang. Dua hari pertama, film ini belum mampu menggoyang dominasi Ghost in the Cell yang masih kokoh di puncak box office.
Hari pertama selalu jadi penentu arah. Data dari Cinepoint menunjukkan Dilan ITB 1997 hanya meraih sekitar 68 ribu penonton. Sementara itu, Ghost in the Cell langsung tancap gas dengan hampir 100 ribu penonton di hari yang sama.
Masuk hari kedua, grafik mulai menanjak. Jumlah penonton film Dilan Dilan ITB meningkat cukup signifikan, menembus lebih dari 110 ribu penonton harian. Namun, lagi-lagi angka itu belum cukup. Rivalnya tetap melesat, bahkan menembus 150 ribu penonton dalam sehari.
Jika ditotal, jumlah penonton dalam dua hari baru menyentuh kisaran 178 ribu penonton. Angka yang belum aman untuk ukuran film dengan ekspektasi besar.
Padahal, film ini membawa nama-nama kuat. Ada Ariel NOAH, Niken Anjani, hingga Raline Shah. Kombinasi yang di atas kertas seharusnya mampu menarik massa lebih besar.
Namun permainan belum selesai. Akhir pekan adalah segalanya.
Distribusi layar mulai berpihak. Jam tayang lebih banyak. Ini biasanya jadi momentum lonjakan. Jika berhasil dimanfaatkan, jarak masih mungkin dipangkas.
Di sisi lain, cerita berbeda datang dari Ghost in the Cell. Film garapan Joko Anwar itu justru makin tak terbendung. Hingga hari ke-16, total penontonnya sudah mencapai 2.347.115.
Bahkan, pada Sabtu ini, film tersebut diprediksi segera melampaui capaian Alas Roban yang sebelumnya berhenti di angka 2,42 juta penonton.
Ini bukan sekadar angka. Ini soal momentum. Soal daya tarik. Dan sejauh ini, publik masih memilih yang sudah terbukti.
Pertanyaannya kini sederhana: apakah jumlah penonton film Dilan Dilan ITB akan melonjak di akhir pekan, atau justru makin tertinggal dari sang penguasa layar lebar?***
