Friday, 1 May 2026
HomeKabupaten BogorKabupaten Bogor Raih Juara 1 Kartini Challenge 2026 dari Kementerian PPPA, Angkat...

Kabupaten Bogor Raih Juara 1 Kartini Challenge 2026 dari Kementerian PPPA, Angkat Kiprah Perempuan di Berbagai Sektor

Bogordaily.net – Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Kali ini, penghargaan diraih melalui ajang Kartini Challenge 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Dalam kompetisi tersebut, Kabupaten Bogor berhasil meraih posisi juara pertama, mengungguli berbagai daerah lain di Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PPPA, Arifah Fauzi, dalam sebuah seremoni resmi di Jakarta.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bogor, Sussy Rahayu Agustini, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Kartini Challenge 2026 sendiri merupakan ajang nasional yang mengombinasikan lomba esai dan video narasi pendek. Kompetisi ini mengangkat tema besar mengenai semangat Kartini modern, dengan fokus pada peran, kontribusi, serta tantangan perempuan Indonesia di berbagai bidang kehidupan.

Sussy menjelaskan, karya yang diikutsertakan oleh Kabupaten Bogor berupaya menggambarkan potret perempuan masa kini yang tidak hanya berperan di ranah domestik, tetapi juga aktif dalam pembangunan di sektor pendidikan, ekonomi, sosial, hingga pengembangan kapasitas diri.

“Keberhasilan ini berkat arahan dan bimbingan Bupati Bogor serta dukungan seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa semangat Kartini yang diangkat dalam karya tersebut menjadi refleksi penting bagi perempuan masa kini untuk terus berkembang, membuka akses, dan meningkatkan partisipasi dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis yang tidak bisa dipandang sebelah mata, terutama dalam mendorong kemajuan sosial dan ekonomi di tingkat lokal maupun nasional.

“Perempuan juga didorong untuk semakin aktif berpartisipasi dalam berbagai sektor pembangunan,” katanya.

Penghargaan ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol prestasi, tetapi juga sebagai pemicu semangat bagi perempuan di Kabupaten Bogor agar terus berinovasi, berkarya, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sussy menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan bukti bahwa kolaborasi yang solid antara pemerintah, komunitas, dan individu mampu menghasilkan karya yang berdampak luas.

“Prestasi ini diharapkan menjadi pemacu semangat perempuan Kabupaten Bogor untuk terus berdaya dan berprestasi,” ungkapnya.

Dalam momentum peringatan Hari Kartini, ia juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh perempuan agar terus menjaga semangat juang dan kemandirian dalam menghadapi tantangan zaman.

“Semangat Kartini harus terus hidup dan menjadi inspirasi bagi perempuan untuk menjadi tangguh, mandiri, dan berprestasi,” tuturnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here