Thursday, 7 May 2026
HomeKota BogorKirab Mahkota Binokasih di Kota Bogor Besok Malam Jadi Napak Tilas Pajajaran...

Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bogor Besok Malam Jadi Napak Tilas Pajajaran Terbesar

Bogordaily.net – Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bogor besok malam bukan sekadar arak-arakan budaya. Ini seperti upaya menghidupkan kembali denyut Pajajaran di tengah Kota Hujan yang mulai sibuk oleh beton dan lampu kendaraan.

Rutenya panjang. Simboliknya lebih panjang lagi.

Mahkota Binokasih — yang dipercaya sebagai peninggalan Kerajaan Pajajaran — akan dikirab dari Museum Pajajaran Batutulis menuju kawasan Suryakencana, Jumat (8/5/2026) malam. Ribuan warga diperkirakan memadati jalur kirab. Pemerintah Kota Bogor pun mulai berhitung: di mana warga parkir, bagaimana arus kendaraan bergerak, dan bagaimana acara sakral itu tetap berjalan khidmat.

Nama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ikut disebut akan hadir dalam rangkaian napak tilas Pajajaran tersebut. Itu membuat perhatian publik makin besar.

Kadishub Kota Bogor Sujatmiko Baliarto mengatakan delapan titik parkir telah disiapkan untuk masyarakat yang ingin menyaksikan langsung kirab budaya itu.

“Informasinya ada 25 bus. Semua ditampung di Terminal Baranangsiang,” ujarnya.

Bus rombongan memang dipusatkan di Terminal Baranangsiang. Sementara kendaraan masyarakat diarahkan ke sejumlah kantong parkir seperti area Gedung Bakorwil, Balai Kota Bogor, Kantor Pajak, Museum Tanah, kawasan Otista, Sekolah Kinderfield, area Paspampres hingga Munasain.

Pemkot tampaknya tidak ingin Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bogor berubah menjadi kemacetan budaya. Karena itu personel Dishub akan disebar di sejumlah titik persimpangan.

Rute kirab sendiri dimulai dari Museum Pajajaran Batutulis lalu bergerak menuju Simpang Dreded, masuk ke Simpang Ahoy, melewati Jalan Siliwangi, Gang Aut, Ngesti hingga berakhir di kawasan Jalan Suryakencana.

Kawasan Suryakencana dipilih menjadi titik utama perayaan setelah agenda akhir di Kebun Raya Bogor dibatalkan. Di sana, suasana malam diperkirakan berubah seperti lorong waktu. Lampion, musik tradisional, dan ribuan warga akan bercampur dalam satu malam yang sarat nostalgia Sunda.

Bagi sebagian orang, mahkota hanyalah benda pusaka.

Tetapi bagi warga Sunda, terutama mereka yang masih memegang kuat jejak sejarah Pajajaran, Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bogor terasa seperti pengingat bahwa identitas budaya tidak boleh hilang ditelan zaman. Apalagi di kota yang terus tumbuh dan makin padat seperti Bogor.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here