Bogordaily.net – Arus lalu lintas di Jalur Puncak mengalami penyesuaian khusus pada momentum libur Hari Buruh Internasional yang jatuh pada Jumat, 1 Mei 2026.
Jika biasanya rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) diberlakukan sejak pagi hari, kali ini penerapannya diundur menjadi pukul 08.00 WIB.
Kebijakan tersebut diambil untuk mengakomodasi pergerakan massa buruh dari wilayah selatan yang akan menuju Jakarta.
Penyesuaian Demi Kelancaran Arus Buruh
Kasat Lantas Polres Bogor, Afif Widhi Ananto, menjelaskan bahwa perubahan jadwal ini merupakan langkah strategis untuk menjaga kelancaran lalu lintas di tengah dua kepentingan besar, yakni arus wisatawan dan mobilisasi buruh.
“Jadi, one way dari arah Jakarta ke Puncak dimulai jam 08.00 WIB, karena buruh akan melintas dari arah Cianjur ke Jakarta,” ujarnya.
Menurutnya, pada momen May Day, pergerakan kendaraan tidak hanya didominasi wisatawan, tetapi juga rombongan buruh dari daerah seperti Cianjur dan Bandung yang bergerak menuju ibu kota untuk mengikuti aksi peringatan.
Berbeda dari Pola Libur Panjang Biasanya
Pada kondisi normal libur panjang atau long weekend, sistem one way di Jalur Puncak umumnya sudah diterapkan sejak sekitar pukul 07.30 WIB. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dari arah Jakarta menuju kawasan wisata Puncak.
Namun kali ini, pendekatan yang diambil berbeda. Polisi memilih menunda pemberlakuan rekayasa lalu lintas demi memberikan ruang bagi kendaraan dari arah selatan agar dapat melintas lebih lancar.
“Walaupun volume kendaraan sudah meningkat di pagi hari, kita tetap berlakukan dua arah terlebih dahulu. Jadi, one way baru dimulai pukul 08.00 WIB,” jelasnya.
Dengan penundaan ini, pihak kepolisian berharap arus kendaraan dari Cianjur dan Bandung menuju Jakarta dapat terurai lebih dulu sebelum rekayasa satu arah diberlakukan.
“Harapannya masyarakat maupun buruh dari Cianjur dan Bandung yang menuju Jakarta sudah melintas sebelum pukul 08.00 WIB,” tambahnya.
Langkah ini diharapkan mampu meminimalisir potensi kemacetan akibat pertemuan arus kendaraan dari dua arah yang berbeda.
Pengamanan Diperketat di Titik Rawan
Selain melakukan penyesuaian jadwal, Satlantas Polres Bogor juga memperkuat pengamanan di sepanjang Jalur Puncak. Personel ditempatkan di berbagai titik strategis untuk mengatur arus kendaraan serta mengantisipasi kepadatan.
“Kami sudah siapkan pengamanan jalur. Anggota sudah ditempatkan di titik-titik strategis,” kata Afif.
Pengamanan ini menjadi krusial mengingat tingginya potensi kepadatan akibat kombinasi libur panjang dan mobilisasi massa dalam jumlah besar.
Kebijakan ini mencerminkan upaya aparat dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan masyarakat yang hendak berwisata dan para buruh yang akan memperingati May Day di Jakarta.
“Semoga dengan penyesuaian ini, arus lalu lintas tetap lancar dan semua kepentingan, baik masyarakat yang berlibur maupun buruh yang hendak memperingati May Day di Jakarta, bisa berjalan lancar,” harapnya.***
