HomeOlahragaPiala Wali Kota Cup 2.0 Resmi Digelar, 48 Tim Pelajar dan SSB...

Piala Wali Kota Cup 2.0 Resmi Digelar, 48 Tim Pelajar dan SSB Ramaikan Kompetisi di Kota Bogor

Bogordaily.net – Turnamen mini soccer bergengsi bertajuk Wali Kota Cup 2.0 Kota Bogor 2026 resmi dibuka oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, di Lorena Sport Hub, Jalan Raya Ciawi–Sukabumi Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, belum lama ini.

Ajang olahraga tersebut menjadi salah satu kompetisi mini soccer terbesar di Kota Bogor dengan melibatkan sebanyak 48 tim peserta yang terdiri dari 16 Sekolah Dasar (SD), 16 Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Bogor, serta 16 Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Jabodetabek.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur DPRD Kota Bogor, PSSI Kota Bogor, ASKOT PSSI Kota Bogor, serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga usia dini.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan bahwa turnamen tersebut merupakan ajang prestisius yang diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet muda potensial di Kota Bogor.

“Bahwa ajang yang menurut saya cukup prestis di Kota Bogor karena memperebutkan Piala Wali Kota Cup 2026. Pesertanya mencapai hampir 48 tim dari 16 SD, 16 SMP se-Kota Bogor dan 16 SSB se-Jabodetabek,” ujar Dedie.

Ia menegaskan, yang paling penting dalam kompetisi tersebut adalah memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkompetisi secara sehat dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Yang penting anak-anak bisa mendapatkan akses untuk berkompetisi secara fair play. Harapannya ini bisa menjadi salah satu jalan mereka untuk meraih prestasi sehingga mereka bisa masuk dalam jalur prestasi di tingkat sekolah lanjutan,” katanya.

Dedie juga mengapresiasi tingginya antusiasme peserta dan dukungan dari panitia penyelenggara maupun pihak Lorena Sport Hub yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.

“Animonya luar biasa di Kota Bogor ini. Terima kasih panitia, Grup Lorena yang sudah memfasilitasi, ASKOT dan juga Dispora Kota Bogor,” ungkapnya.

Menurutnya, pelaksanaan turnamen ke depan perlu dievaluasi agar dapat menjangkau peserta yang lebih banyak dengan waktu persiapan yang lebih panjang.

“Ke depan harus tetap dievaluasi oleh panitia karena ternyata peminatnya sangat besar dan waktunya terlalu mepet. Jadi kalau ke depan dilaksanakan lagi, mungkin pertimbangannya waktu lebih panjang dan peserta bisa lebih banyak,” jelasnya.

Ia berharap kompetisi seperti Wali Kota Cup dapat terus digelar secara rutin sebagai bagian dari pembinaan atlet usia muda di Kota Bogor.

“Dalam hal ini harus terus dilakukan pembinaan secara rutin sehingga anak-anak yang berprestasi bukan hanya bisa masuk jalur prestasi di tingkat sekolah lanjutan, tetapi juga bisa menjadi atlet andalan Kota Bogor di masa depan,” tutup Dedie.

(Fikri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here