Bogordaily.net – Dalam rangka memperingati Milad ke-35, Rumah Sakit Islam (RS) Bogor menggelar program Khitan Ceria Gratis bagi anak-anak yatim dan keluarga kurang mampu.
Kegiatan sosial ini menjadi salah satu rangkaian perayaan hari jadi RSI Bogor yang mengusung semangat pelayanan kesehatan berbasis syariah dan kepedulian terhadap masyarakat.
Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 30 Juni 2026 di RSI Bogor, Jalan Perdana Raya No. 22, Kedung Badak, Kota Bogor.
Jumlah peserta yang akan mengikuti kegiatan ini disesuaikan dengan usia RSI Bogor yang memasuki 35 tahun, yakni sebanyak 35 peserta.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan layanan khitan secara gratis, tetapi juga berbagai fasilitas pendukung bagi peserta.
Program ini diperuntukan anak berusia lebih dari 2 tahun hingga 12 tahun, serta merupakan anak yatim atau berasal dari keluarga kurang mampu yang dibuktikan dengan surat keterangan dari RT setempat.
Direktur RS Islam Bogor, dr. Saptono Raharjo, MARS, mengatakan bahwa Milad ke-35 RSI Bogor sejatinya diperingati pada 12 Mei 2026.
Namun, rangkaian kegiatannya telah dimulai sejak awal Mei hingga akhir Juni sebagai bentuk rasa syukur sekaligus pengabdian kepada masyarakat.
“Dalam rangka Milad ke-35, Milad Rumah Sakit Islam Bogor jatuh pada 12 Mei. Untuk rangkaiannya sudah dimulai dari awal Mei hingga akhir Juni. Hari ini sunatan massal yang kami kemas dengan program Khitan Ceria bersama Milad RSIB ke-35,” ujar Saptono.
Menurutnya, kegiatan khitan massal ini merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian RSI Bogor kepada masyarakat sekitar serta wujud syukur atas perjalanan rumah sakit yang telah melayani masyarakat selama 35 tahun.
“Tujuannya adalah sebagai salah satu wujud kiprah kami untuk masyarakat sekitar, untuk umat, sekaligus sebagai bentuk rasa syukur karena kami menginjak usia ke-35,” katanya.
Saptono menjelaskan, jumlah peserta disesuaikan dengan usia rumah sakit, yakni sebanyak 35 anak. Konsep tersebut juga diterapkan pada kegiatan sosial sebelumnya, seperti layanan pemeriksaan kesehatan gratis saat peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.
“Kuota sendiri sesuai dengan angka milad, yaitu 35 peserta. Seperti sebelumnya saat medical check up pada HJB ke-544, jumlah pesertanya juga disesuaikan dengan angkanya,” jelasnya.
Ia menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat membuat jumlah pendaftar melebihi kuota yang tersedia.
Namun, panitia memprioritaskan peserta yang berasal dari lingkungan sekitar Rumah Sakit Islam Bogor agar manfaat kegiatan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.
“Sebenarnya kami tidak membatasi, tetapi karena peminatnya sangat banyak, kami fokuskan untuk masyarakat sekitar Rumah Sakit Islam Bogor,” ungkap Saptono.
Selain mendapatkan layanan khitan secara gratis, seluruh peserta juga memperoleh obat-obatan dan souvenir, cemilan dan juga makanan.
Melalui kegiatan ini, RSI Bogor berharap dapat terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang tidak hanya melihat pada aspek medis, tetapi juga memiliki nilai sosial.(Fikri)
