Bogordaily.net – Rumah sakit adalah tempat yang paling tidak boleh kehilangan listrik.
Di sana ada alat kesehatan. Ada ruang tindakan. Ada pelayanan yang bergantung pada pasokan daya selama 24 jam.
Namun Jumat, 19 Juni 2026, gangguan listrik justru terjadi di RSUD Ciawi, Kabupaten Bogor.
Berdasarkan informasi yang beredar dari warga dan rekaman video di lokasi, aliran listrik di rumah sakit tersebut mengalami gangguan dengan kondisi mati-nyala secara berulang. Akibatnya, sejumlah pelayanan rumah sakit sempat terganggu dan tidak berjalan normal.
Mereka yang berada di dalam rumah sakit saat itu mengaku sempat dibuat khawatir. Bukan karena listrik padam total dalam waktu lama, melainkan karena kondisi listrik yang berkali-kali hidup lalu kembali mati.
Peristiwa itu terjadi di tengah gelombang pemadaman listrik yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa, termasuk Bogor.
PT PLN (Persero) sebelumnya mengakui adanya kendala teknis operasional pada sistem pembangkit listrik. Dua unit pembangkit besar dilaporkan mengalami gangguan sehingga menyebabkan penurunan kemampuan pasokan listrik di sistem kelistrikan Jawa.
Akibat kondisi tersebut, PLN menerapkan manajemen beban secara terbatas dan terukur di sejumlah wilayah. Istilah yang lebih dikenal masyarakat adalah pemadaman bergilir.
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, menjelaskan bahwa sistem kelistrikan Jawa masih dalam kondisi terkendali. Namun untuk menjaga keandalan pasokan, pengaturan beban sementara harus dilakukan.
Menurut PLN, upaya pemulihan terus dilakukan dengan mempercepat perbaikan unit pembangkit yang mengalami gangguan, mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain, serta melakukan pengaturan operasi sistem agar keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik tetap terjaga.
Menariknya, gangguan listrik di RSUD Ciawi terjadi saat prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan kondisi cuaca Kota Bogor relatif cerah. Dengan demikian, gangguan tersebut tidak berkaitan dengan cuaca ekstrem yang biasanya menjadi penyebab jaringan listrik terganggu.
Di berbagai grup WhatsApp warga Bogor, informasi mengenai pemadaman listrik juga ramai diperbincangkan. Banyak pengguna aplikasi perpesanan itu saling bertukar informasi mengenai wilayah yang terdampak serta perkembangan pemulihan listrik dari PLN.
Hingga Jumat sore, pasokan listrik di RSUD Ciawi dilaporkan sudah kembali normal. Aktivitas pelayanan rumah sakit pun berangsur pulih.
Meski demikian, kejadian ini menjadi pengingat bahwa fasilitas vital seperti rumah sakit harus memiliki sistem cadangan daya yang benar-benar siap menghadapi situasi darurat.
Sebab ketika listrik padam di rumah sakit, yang dipertaruhkan bukan sekadar kenyamanan.
Tetapi juga keselamatan pelayanan kesehatan.
Pihak RSUD Ciawi hingga berita ini ditulis belum memberikan keterangan resmi terkait dampak teknis yang ditimbulkan akibat gangguan listrik tersebut.***
