Bogordaily.net – Dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Bogor (HJB), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bogor meluncurkan rangkaian program pendayagunaan ekonomi dan kemanusiaan.
Program yang resmi dirilis tersebut meliputi Z-Auto (bantuan usaha bengkel motor), Z-Mart (pemberdayaan warung ritel), serta penyaluran santunan bagi ratusan kaum duafa di wilayah Kota Bogor.
Acara peluncuran yang berlangsung khidmat dan meriah ini dihadiri langsung oleh Pimpinan Baznas RI Insya Allah yang akan hadir dari Baznas RI, Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan H.Idy Muzayyad.S,HI.,M.Si
Wakil Walikota Bogor, Jenal Mutaqin, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor, Polresta Bogor, Kodim 606 Bogor, serta para kepala instansi vertikal di lingkungan Pemerintah Kota Bogor.
Ketua BAZNAS Kota Bogor, Subhan Murtadla menyatakan bahwa momentum Hari Jadi Bogor tahun ini dijadikan sebagai pijakan untuk memperkuat komitmen BAZNAS dalam mengentaskan kemiskinan berbasis pemberdayaan ekonomi produktif.
“Kami tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya konsumtif, tetapi juga produktif melalui Z-Auto dan Z-Mart. Tujuannya jelas, kita ingin mustahik (penerima zakat) hari ini, bisa mandiri secara ekonomi dan bertransformasi menjadi muzakki (pemberi zakat) di masa depan,” ujarnya.
Berikut adalah tiga pilar program yang diluncurkan dalam kegiatan tersebut:
- Z-Auto: Program pemberdayaan ekonomi di bidang jasa perbengkelan roda dua. BAZNAS memberikan bantuan modal usaha, peralatan bengkel yang representatif, serta pelatihan teknis dan manajemen keuangan bagi para pemuda duafa yang memiliki keterampilan mekanik.
- Z-Mart: Program modernisasi warung tradisional milik masyarakat kurang mampu. Melalui Z-Mart, warung-warung kelontong dibenahi tampilannya, disuplai barang dagangannya, dan diberikan sistem pencatatan digital agar mampu bersaing dengan ritel modern.
- Santunan Duafa: Penyaluran bantuan sosial paket logistik dan santunan tunai yang menyasar ratusan warga kurang mampu, lansia, dan anak yatim di Kota Bogor sebagai wujud kepedulian sosial di Hari Jadi Bogor.
Wakil Walikota Bogor, Jenal Muttaqin memberikan apresiasi yang tinggi atas langkah taktis yang dilakukan oleh BAZNAS Kota Bogor. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan seluruh instansi vertikal adalah kunci utama dalam menyelesaikan masalah sosial-ekonomi di Kota Bogor.
“Pemerintah Kota Bogor sangat mengapresiasi inovasi dari BAZNAS. Program Z-Auto dan Z-Mart ini sinergis dengan program pemerintah dalam menekan angka pengangguran dan menggerakkan ekonomi mikro. Ini adalah kado terindah bagi warga Kota Bogor di Hari Jadi Bogor tahun ini,” ungkap Wakil Wali Kota dalam sambutannya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Wakil Walikota Bogor bersama Jajaran Forkopimda dan kepala instansi vertikal kepada para penerima manfaat (mustahik), disusul dengan peninjauan langsung salah satu armada Z-Auto dan Z-Mart binaan BAZNAS.
Dengan peluncuran program ini, BAZNAS Kota Bogor berharap kesadaran masyarakat, ASN, dan para pengusaha di Kota Bogor untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi semakin meningkat, sehingga cakupan manfaat yang diberikan kepada masyarakat miskin bisa jauh lebih luas.
Senada dengan hal tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Idy Muzayyad, S.HI., M.Si., menegaskan bahwa program-program produktif ini merupakan manifestasi dari transformasi pengelolaan zakat yang masif di tanah air.
“Apa yang dilakukan BAZNAS Kota Bogor hari ini adalah wujud nyata gerakan zakat yang tidak hanya menyentuh aspek karitatif, tetapi juga aspek pemberdayaan yang berkelanjutan. Kami terus mendorong agar kesadaran berzakat, baik dari kalangan ASN maupun para pelaku usaha, semakin meningkat. Zakat yang dikelola secara profesional dan transparan melalui lembaga resmi seperti BAZNAS akan menjadi instrumen efektif dalam menuntaskan kemiskinan dan ketimpangan ekonomi. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan ZIS sebagai gaya hidup dalam berbagi, karena di setiap rupiah yang dikeluarkan, terdapat harapan besar bagi saudara-saudara kita untuk bangkit dan berdaya,” pungkas Idy Muzayyad.***
