Bogordaily.net – Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berencana menutup akses perlintasan rel kereta api di Jalan Sholeh Iskandar.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mengurangi risiko kecelakaan yang kerap terjadi di lokasi tersebut.
Rencana penutupan perlintasan ini muncul setelah sejumlah insiden terjadi, termasuk kasus kendaraan yang menerobos rel kereta api.
Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengendara maupun perjalanan kereta api sehingga perlu dilakukan pengamanan yang lebih optimal.
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor,Juniarti Estiningsih mengatakan perlintasan rel di Jalan Sholeh Iskandar merupakan salah satu titik yang cukup rawan kecelakaan.
Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan penutupan akses dengan pemasangan pagar pembatas.
“Jadi sering terjadi kecelakaan di perlintasan rel kereta api Sholeh Iskandar,” ujar Hesti.
Sebagai langkah pengamanan, Dinas PUPR Kota Bogor akan memasang pagar jenis BRC di area perlintasan tersebut agar tidak lagi digunakan sebagai jalur penyeberangan oleh masyarakat.
“Untuk pengamanan kita akan memasang pagar BRC. Insya Allah minggu depan kita akan pagar dengan BRC,” ujarnya
Pemasangan pagar BRC diharapkan dapat mencegah kendaraan maupun pejalan kaki melintas secara sembarangan di area rel kereta api.
Selain itu, upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bogor dalam meningkatkan keselamatan transportasi dan meminimalkan potensi kecelakaan di wilayah tersebut.
Dengan adanya penutupan dan pemasangan pagar, masyarakat diimbau untuk menggunakan jalur perlintasan resmi yang telah disediakan demi keselamatan bersama.
Pemerintah Kota Bogor juga berharap langkah ini dapat menekan angka kecelakaan di kawasan Jalan Sholeh Iskandar yang selama ini menjadi salah satu titik rawan di Kota Bogor.
(Fikri)
