HomeKota Bogor422 Mahasiswa IUQI Bogor Resmi Dilepas KKM 2026, Dua Kelompok Mengabdi hingga...

422 Mahasiswa IUQI Bogor Resmi Dilepas KKM 2026, Dua Kelompok Mengabdi hingga Arab Saudi dan Thailand

Bogordaily.net – Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial melalui program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tahun Akademik 2025/2026.

Sebanyak 422 mahasiswa secara resmi dilepas untuk mengikuti program pengabdian kepada masyarakat oleh Rektor IUQI Bogor, Syamsul Rizal dalam sebuah seremoni yang berlangsung pada Senin (27/7/2026).

Pada pelaksanaan KKM tahun ini, para mahasiswa dibagi ke dalam 31 kelompok, yang terdiri dari 29 kelompok KKM Nasional serta 2 kelompok KKM Luar Negeri yang akan menjalankan pengabdian di Thailand dan Arab Saudi.

Program KKM 2026 mengusung tema “Mewujudkan Desa Berdaya melalui Ketahanan Pangan dan Menguatkan Nilai-Nilai Ahlussunnah Waljamaah.”

Tema tersebut menjadi landasan bagi seluruh peserta untuk menghadirkan berbagai program yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang pemberdayaan desa, penguatan ketahanan pangan, serta penanaman nilai-nilai keislaman yang moderat di tengah kehidupan sosial.

KKM Jadi Wujud Pengabdian Mahasiswa kepada Masyarakat

Prosesi pelepasan diawali dengan penyampaian laporan Ketua Pelaksana KKM, Ahmad Idhofi.

Dalam laporannya, ia menyampaikan apresiasi kepada pimpinan kampus, panitia pelaksana, dosen pembimbing lapangan (DPL), hingga seluruh mahasiswa yang telah mengikuti rangkaian pembekalan sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian.

Menurut Ahmad Idhofi, program KKM bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik mahasiswa, melainkan menjadi wadah nyata untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus mengasah kepedulian terhadap masyarakat.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan KKM tahun ini membawa semangat “Bergerak, Serempak, Berdampak”, sehingga setiap mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan perubahan positif di lokasi penugasan masing-masing.

“Keberhasilan KKM tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa menjaga adab, akhlak, serta mengimplementasikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah masyarakat,” ujarnya.

Rektor IUQI Tekankan Mahasiswa Menjadi Agen Perubahan

Dalam sambutannya, Rektor IUQI Bogor, Syamsul Rizal MZ menegaskan bahwa Kuliah Kerja Mahasiswa merupakan bagian penting dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat yang dipadukan dengan kegiatan penelitian.

Ia berharap seluruh mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di lokasi pengabdian.

Rektor juga menyampaikan empat pesan utama yang harus menjadi pedoman seluruh peserta KKM selama menjalankan tugas.

Pesan pertama adalah aktif, yakni memiliki inisiatif memberikan edukasi kepada masyarakat, baik dalam bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, maupun isu kesehatan seperti pencegahan stunting.

Kedua, mahasiswa diminta bersikap kolaboratif dengan membangun sinergi bersama pemerintah desa, perangkat wilayah, tokoh masyarakat, hingga seluruh elemen yang ada.

Ketiga, mahasiswa harus menjalankan program yang substantif, yakni program yang benar-benar memberikan dampak dan manfaat nyata bagi masyarakat.

Terakhir, mahasiswa didorong untuk selalu inovatif, menghadirkan berbagai gagasan kreatif yang dapat menjadi warisan positif meskipun masa pengabdian telah berakhir.

Selain itu, Rektor mengingatkan seluruh peserta agar senantiasa menjaga etika, bersikap rendah hati, menjaga nama baik almamater IUQI Bogor, serta menyelesaikan seluruh rangkaian pengabdian dengan penuh tanggung jawab hingga kembali ke kampus.

Pada kesempatan yang sama, Galih Pratama, turut memberikan motivasi kepada para mahasiswa peserta KKM.

Ia menekankan bahwa setiap mahasiswa merupakan representasi Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor di tengah masyarakat.

Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta memberikan kontribusi positif melalui berbagai program yang dijalankan.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa juga dapat menjadi sarana memperkenalkan IUQI Bogor kepada masyarakat luas sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen mencetak generasi unggul sekaligus berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Dua Kelompok KKM Luar Negeri Jadi Bukti Komitmen IUQI

Sebagai perguruan tinggi yang memiliki tiga fakultas dengan sembilan program studi, IUQI Bogor terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui pengiriman dua kelompok KKM ke luar negeri, yakni ke Thailand dan Arab Saudi.

Program ini menjadi bukti bahwa pengabdian mahasiswa IUQI tidak hanya berfokus pada masyarakat di dalam negeri, tetapi juga mulai menjangkau tingkat internasional.

Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memperluas wawasan global, meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan masyarakat lintas budaya, sekaligus membawa nilai-nilai keislaman yang moderat dalam setiap aktivitas pengabdian.

Melalui pelaksanaan KKM 2026, Institut Ummul Quro Al-Islami Bogor berharap seluruh mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan dalam bentuk program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pengiriman ratusan mahasiswa ke berbagai daerah, termasuk ke luar negeri, juga menjadi bagian dari komitmen IUQI dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai mitra pembangunan masyarakat.

Dengan semangat pengabdian, kolaborasi, dan inovasi, para peserta KKM diharapkan tidak hanya menjadi duta kampus, tetapi juga mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di tingkat nasional maupun internasional.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here