HomeKota BogorDiduga Pelaku Penipuan Fraud BRI Cabang Pajajaran Curhat, Begini Katanya

Diduga Pelaku Penipuan Fraud BRI Cabang Pajajaran Curhat, Begini Katanya

Bogordaily.net – Terkuaknya dugaan penipuan Fraud BRI terus bergulil bak bola saju. Bukan menjadi rasaia umum lagi, Salah satu terduga pelaku berinisial R, melontarkan keluhkesahnya keada rekankejanya. Menurutnya apa yang dia lakukan semata-mata atas perintah atasan.

Mengutip suber terpercaya, R mengaku jika apa yang dilakukan dirinya melakukan setoran yang diduga ke manager rutin setiap bulan.

“Rata-rata setorannya rutin sebulan sebesar dua juta rupiah,” ungkap R kepada rekan kerjanya, Selasa 21 Juli 2026.

Diperkirakan setoran berupa uang hasil penipuan fraud itu dilakukan secara tunai.

terungkap, terdapat juga setoran yang diduga dari hasil pungutan liar Surat Kuasa Membebnkan Hak Tanggungan (SKMHT), yang dimarkup biaya pengikatan notaris terhadap jaminan yang di jaminkan nasabah.

“Jadi nasabah yang bayar. Biaya notarisnya 1.5 juta rupiah diminta menjadi 2,5 juta rupiah. slisihnya itu yag mereka kumpulkan,” ungkapnya.

Ditegaskan hampir semua seluruh unit di bawah naungan BRI Cabang Pajajaran, diduga melakukan setoran rutin setiap bulannya. Adapun jumlah unit yang berada di bawah naungan BRI Cabang Pajajaran meliputi:
1. Bri unit Harjasari
2. Bri Unit warung jambu
3. Bri unit Cimahpar
4. Bri unit Kedunghalang
5. Bri unit Cimanggu

Total terdapat lima unit, di bawah binaan oknum Manager Bisnis Mikro wilayah Bri Cabang Pajajaran.

Diberitakan sebelumnya, skandal di internal BRI Cabang Bogor, menyeruak usai terendusnya dugaan pengambilan dana nasabah yang gagal bayar. Melalui skema Fraud atau permohonan pembebasan bunga dan denda kepada pihak BRI, namun setelah permohonan persetujuan pembebasan penghapusan denda dan pengurangan bunga tersebut disetujui oleh pihak BRI. Namun nasabah tidak diberitahu lantas oknum BRI tetap mengutip denda serta potongan bunga.

Sumber terpercaya mengunkap, BRI telah menerapkan sistem Zero Toleran terhadap semua karyawannya. namun pasca terungkapnya Fraud tersebut hanya seorang yang dimutasi, sedangkan yang diduga otak pelakunya masih bercokol diposisi strategis sebagai kepala cabang.

Sumber juga mengungkap diperkirakan hal permohonan FRAUD terebut berulangkali dilakukan, hanya saja masih lolos dari pantauan internal BRI.

Saat dikonfirmasi, Kepala Unit BRI Harjasari, Retno Pandapotan, menjelaskan terkait pemutasian salah satu yang diduga ikut serta memuluskan asi dugaan penipuan tersebut, dicopot dari jabatannya, lalu ditempatkan sebagai Kepala Unit Harjasari.

Dari audit internal BRI, mengkonfirmasi kepada nasabah terkait pelunasan yang dilakukan terhadap nasabah ditemukan ketidak cocokan, kemudian dilakukan pendalaman dan terbongkar. Terkuak diduga malingnya adalah kepala unit yang harusnya berperan menjaga dan menjadi contoh untuk karyawannya.

Modus yg di lakukan membuat surat permohonan penghapusan bunga dan denda sampai dapat persetujuan dari Manager bisnis Bri Cabang Pajajaran. Oknum Kepala Unit melancarkan aksinya dengan cara tetap meminta pelunasan kepada nasabah bunga denda dan pokok, sehingga ada celah bahi oknum Kauni, untuk memperkaya diri sendiri dengan manganbil selisih pelunasan yg sudah disetujui, namun tidak disampaikan kepada nasabah.

BRI Cabang Pajajaran bergegas terhadap oknum Kepala Unit Harjasari agar dilakukan audit secara menyeluruh.***

Irfan Ramadhan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here