Bogordaily.net – Kebakaran lahan terjadi di kawasan Gunung Gede pada Kamis 6 Agustus 2026 sore. Kobaran api yang sempat membesar membuat warga maupun pendaki di sekitar lokasi panik.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Rekaman amatir yang beredar di lokasi memperlihatkan kobaran api cukup besar membakar vegetasi di kawasan tersebut.
Api kemudian disusul kepulan asap tebal yang terlihat membumbung ke udara. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena kebakaran lahan berpotensi meluas apabila tidak segera ditangani, terutama ketika api menjalar melalui vegetasi yang berada di sekitar titik kebakaran.
Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung bergerak menuju lokasi. Penanganan melibatkan petugas kawasan, relawan, serta pihak berwenang setempat.
Tim gabungan melakukan upaya pemadaman sekaligus melokalisasi titik api agar kobaran tidak merambat ke area yang lebih luas.
Penanganan berlangsung selama beberapa jam. Petugas di lapangan terus berupaya mengendalikan kobaran api dan mencegah munculnya titik api baru di sekitar lokasi.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Berdasarkan informasi terbaru pada pukul 17.41 WIB, kobaran api dilaporkan telah berhasil dikendalikan.
Meski kondisi api mulai mereda, petugas gabungan belum meninggalkan lokasi. Proses penanganan masih dilanjutkan dengan penyisiran di sekitar area terdampak dan pendinginan atau cooling down.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara api yang masih tersisa dan berpotensi kembali memicu kebakaran.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat informasi resmi mengenai luas lahan yang terdampak kebakaran. Besaran kerugian materiil akibat kejadian tersebut juga masih belum diketahui.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.
Petugas juga masih melakukan pemantauan terhadap kondisi di sekitar lokasi untuk memastikan situasi benar-benar aman dan tidak muncul kembali titik api yang dapat menyebabkan kebakaran susulan.***
