Bogordaily.net – Benteng Bogor Raya (BBR) menggelar pelatihan kepemimpinan dasar di Kantor Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, pada Minggu 23 Agustus 2026.
Sekjen DPP Benteng Bogor Raya (BBR), Paul Nebrian Mahdi menyampaikan bahwa, pelatihan tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan kapasitas diri dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pengurus dan anggota di BBR.
Sekaligus, untuk mengedukasi masyarakat terkait kehadiran BBR dan merespons citra negatif dari adanya organisasi masyarakat.
“Jadi kebutuhan terhadap pengembangan SDM, kita sadar bahwa ormas seringkali dipandang sebelah mata dan jujur memang sampai sekarang, baik di BBR sendiri maupun di ormas-ormas lain, masih banyak orang-orang yang seringkali menjadi oknum, menjadi penyakit masyarakat. Kita paham bahwa persepsi dari masyarakat seperti itu,” kata Paul Nebrian kepada wartawan, Minggu 23 Agustus 2026.
“Tapi kita sadar juga bahwa introspeksi diri itu berubah, sedikit demi sedikit kita mengadakan pelatihan-pelatihan, pelatihan-pelatihan pengembangan kapasitas daripada SDM yang ada di BBR,” tambahnya.
Kemudian, ia menekankan kepada para pengurus dan anggota khususnya di zona 6 untuk dapat meningkatkan kepemimpinan dasar baik untuk diri sendiri maupun organisasi.
“Kita lakukan pertama kali di zona 6 di Kecamatan Kemang. Kebetulan kita dikasih wilayah, dikasih fasilitas untuk mempergunakan auditorium dari Balai Desa. Kita mengadakan pelatihan kepemimpinan dasar yang isinya adalah bagaimana untuk memimpin diri sendiri, memimpin orang lain, memimpin organisasi dan memimpin di sosial,” ujar Paul Nebrian.
Menurutnya, pelatihan tersebut mendapat respon positif dari para anggota serta kepala desa yang turut hadir.
“Alhamdulillah sukses acaranya, tadi juga Lurah datang untuk mensupport dari animo, dari anggota BBR juga antusias banget, mereka juga suka banget, ini yang mereka tunggu-tunggu,” katanya.
Sementara itu, ia berharap, kedepannya pelatihan akan tersebut berlanjut dan bisa digelar di beberapa kecamatan lain di Kabupaten Bogor.
“Kita berharap kita bisa kerjasama dengan pihak stakeholder maupun pemerintah, karena BBR ini besar. Ini ada permintaan untuk selanjutnya dilakukan di Kecamatan Rancabungur, habis itu ada 7 kecamatan, jadi kita harus lakuin ke semua kecamatan. Jadi pelan-pelan kita akan adakan pelatihan-pelatihan ini secara rutin dan komitmen,” ungkap dia.***
Albin
