Bogordaily.net – Video viral yang memperlihatkan tindakan bullying atau perundungan oleh siswi dengan cara menampar siswi lainnya menghebohkan jagat maya.
Terlihat dalam video tersebut seorang siswi yang mengenakan pakaian hitam berdiri di depan siswi yang mengenakan pakaian pramuka.
Siswi yang berpakaian hitam tersebut diduga melakukan aksi penamparan kepada siswi di hadapannya.
Ia tampak menanyai dan menampar tiga siswi berseragam pramuka berulang kali, sementara sejumlah pelajar pria di lokasi turut mengejek para korban.
Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Waluyo, menjelaskan bahwa, tiga korban adalah siswi SMP Negeri 3 Kota Bogor.
“Pelaku yaitu Melani (menampar baju pramuka) asal SMP 3 Bogor, kemudian Abdul Latief asal SMK PGRI 4 dan Nazwa (yang menampar rok sma) asal SMK PGRI 4,” jelasnya
Ia menerangkan bahwa, kejadian tersebut disebabkan karena adanya informasi obrolan bahwa salah satu korban membicarakan salah satu pelaku suka membawa teman nya ke kost sampai pulang subuh.
Sementara kejadian penamparan siswi yang dilakukan pelaku terjadi di Jalan Malabar, Tegallega, pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Selanjutnya setelah kejadian, orangtua dari Nazwa dan Melani datang ke rumah korban untuk meminta maaf atas tindakan anaknya, pada Selasa 11 Agustus 2026, malam hari.
“Orangtua korban sudah menerima maaf dari orangtua pelaku,” ujar Kompol Waluyo
Lalu keesokan harinya, kata Kompol Waluyo, dilakukan mediasi oleh guru BK dan wali kelas di SMPN 3 Bogor yang dihadiri korban dan orangtua, pada Rabu 12 Agustus 2026.
Kemudian dihadiri juga oleh pelaku dan orang tuanya, hasilnya disepakati saling bermaafan dan membuat surat pernyataan bersama.
“Namun kemudian malam harinya nya ada video kejadian bullying tersebut viral di media sosial,” tutup Kompol Waluyo.(Muhammad Irfan Ramadan)
