Bogordaily.net — Tim Pengurus Pusat (PP) Badan Koordinasi Taman Kanak-kanak Islam-Dewan Masjid Indonesia (BKTKI-DMI) melaksanakan studi tiru ke KB-TK Bosowa Bina Insani, Bogor, Kamis, 3 September 2026.
Rombongan BKTKI-DMI dipimpin langsung oleh Ketua Umum PP BKTKI-DMI , Dr. Chandrawaty Arifin M.Pd. Ia didampingi oleh Dr. Hj. Khusniaty Masykuroh, M.Pd. (Departemen Pendidikan, Pengembangan, dan Pelatihan, Koordinator Pengembangan Penelitian), dan tiga orang Anggota BKTKI-DMI (Nelis, M. Pd., Mila Karmila, S. Pd., dan Ratih S.Pd.).
Kedatangan Rombongan PP BKTKI-DMI ke Sekolah KB-TK Bosowa Bina Insani diterima langsung oleh Chief Academic Officer (CAO) Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) Haposan Andy Citra M.Pd., Executive Principal (EP) Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) Yudi Oktiadi Nugraha S.P., Penanggung Jawab (PIC) Bidang Kurikulum Bosowa School Tjutju Herawati M.Pd., dan Kepala Sekolah KB-TK Bosowa Bina Insani Femi Balti SH.
“Kami sangat senang atas kehadiran Tim PP BKTKI-DMI yan dipimpin langsung oleh Ibu Ketua, Dr. Chandrawaty Arifin M.Pd ke Sekolah KB-TK Bosowa Bina Insani untuk saling berbagi pengalaman,” kata CAO Sekolah Bosowa Bina Insani (SBBI) Haposan Andy Citra M.Pd.
Ia menceritakan secara singkat sejarah Sekolah Bosowa Bina Insani sejak didirikan 36 tahun silam. Semula namanya Sekolah Bina Insani. Sejak tahun 2012, Sekolah Bina Insani diakuisisi oleh Bosowa Education (Bosowa Corporation) dan namanya menjadi Sekolah Bosowa Bina Insani.
“Sekolah Bosowa Bina Insani mengelola lembaga pendidikan dari unit KB-TK, SD, SMP, dan SMA. Sekolah Bosowa Bina Insani berada di bawah jaringan Bosowa School yang saat ini mengelola lembaga pendidikan di Bogor (Sekolah Bosowa Bina Insani), Cilegon (Sekolah Bosowa Al-Azhar Cilegon atau SBAC), dan Makassar (Bosowa School Makassar atau BSM dan Sekolah Alam Bosowa atau SAB,” ujarnya.
Bosowa School menerapkan konsep Dynamic Integrated School, yakni Sekolah yang memadukan berbagai sistem pembelajaran (Kurikulum Nasional, Kurikulum Cambridge, Islamic Studies, dan Literasi) baik secara akademik maupun karakter dengan metode pengajaran yang aktif, inovatif, dan siap mengikuti perkembangan zaman.
“Konsep pendidikan Dynamic Integrated School diterapkan di semua sekolah yang dikelola oleh Bosowa School di tiga kota. Founder Bosowa Corporation, yakni Bapak Haji Aksa Mahmud telah berniat untuk mengembangkan Bosowa School ke berbagai kota di Indonesia,” ungkap Haposan Andy.
Sejak bergabung ke dalam Sekolah Bina Insani, Bosowa Education melakukan peningkatan kurikulum. “Sebelumnya, Sekolah Bina Insani hanya menerapkan Kurikulum Nasional. Pada tahun 2013, Sekolah Bosowa Bina Insani mengadaptasi Kurikulum Cambridge untuk jenjang SD, SMP dan SMA. Sekolah Bosowa Bina Insani menjadi Curriculum Center Cambridge,” kata Haposan.
Tak hanya itu. Sejak tahun 2020, Sekolah Bosowa Bina Insani mengintegrasikan Tahapan Perkembangan (Development Appropriate Pratcice) untuk seluruh unit, dari KB-TK, SD, SMP dan SMA. Tahapan Perkembangan adalah tingkatan atau fase perubahan yang berurutan, teratur, dan saling berkaitan yang dialami individu sepanjang hidupnya. Meliputi aspek perkembangan/ Domain : Afektif, Kognitif, Bahasa, Psikomotor, dan Sosial. Fase ini berkembang dari yang sederhana menuju ke arah yang lebih matang dan kompleks. Salah satu Teori menurut Jean Piaget, Tahapan Perkembangan Anak : Tahapan Sensorimotor (0-2 tahun), Pre-Operational Concrete (2-7 tahun), Operational Concrete (7-11 tahun), dan Operational Formal (11 tahun ke atas). Tahapan Perkembangan itu kami kaji dan kami capture sesuai dengan budaya kita,” ujarnya.
Haposan Andy menegaskan visi dan misi Sekolah Bosowa Bina Insani. “Visi Sekolah Bosowa Bina Insani adalah menjadi lembaga pendidikan Islam yang terdepan dalam melahirkan generasi pemimpin terbaik bangsa yang SMART (cerdas), ISLAMIC (islami), DISCIPLINE (disipin), INNOVATIVE (inovatif) dan COMPETITIVE (mampu bersaing) dalam kehidupan global,” papanrya.
Haposan Andy juga menjabarkan Pilar Sekolah, Produk dan Program Unggulan, serta Akreditasi Unit Sekolah. “Alhamdulillah semua unit di Sekolah Bosowa Bina Insani, yakni TK, SD, SMP dan SMA meraih Akreditasi A,” ungkapnya.
Ia memaparkan Prestasi Sekolah Bosowa Bina Insani tahun 2025, baik di Tingkat Kota, Provinsi, Nasional maupun Internasional. Total 192 prestasi. Ia juga mengemukakan penghargaan yang diraih oleh sekolah maupun penghargaan guru tahun 2025.
Salah satu ukuran keberhasilan sekolah adalah Tingkat penerimaan lulusannya di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN). “Pada tahun 2006, sebanyak 83% lulusan SMA Bosowa Bina Insani diterima di PTN terkemuka, yakni ITB Bandung, UI Depok, Unpad Bandung, Universitas Diponegoro Semarang, IPB University Bogor, UGM Yogyakarta, Unair Surabaya, UPN Veteran Jakarta dan Yogyakarta, dan ITS Surabaya. Selain itu, sebanyak 11% alumni SMA Bosowa Bina Insani diterima di Perguruan Tinggi Luar Negeri (PTLN) terkemuka, seperti University of Toronto (Kanada), University of British Columbia (Kanada), Monash University (Australia), New Castle University (Inggris), University of Malaya (Malaysia), Universiti Teknologi Malaysia (Malaysia), dan Bahcesehir University (Turki),” paparnya.
Sekolah Bosowa Bina Insani juga aktif menjalankan Kemitraan dengan sejumlah lembaga pendidikan di dalam dan luar negeri. “Sampai saat ini, Sekolah Bosowa Bina Insani menjalin kemitraan dengan FMIPA UGM, UPN Veteran Yogyakarta, IPB University, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Edutolia Education (Turki), dan Exchange Class-Jeolla Gosan Elementary School (Korea Selatan),” kata Haposan Andy.
Sekolah Bosowa Bina Insani Keren
Selepas mendengar penjelasan CAO SBBI Haposan Andy Citra M.Pd. dan Kepala Sekolah KB-TK Bosowa Bina Insani Femi Balti SH, rombongan BKTKI-DMI meninjau langsung kegiatan pembelaran di KB-TK Bosowa Bina Insani (BBI), dilanjutkan dengan melakukan peninjauan unit SD, SMP, SMA dan Kantin Sehat BBI.
Seusai melakukan studi tiru, Ketua PP BKTKI-DMI Dr. Chandrawaty Arifin M.Pd. mengatakan, pihaknya sangat terkesan dengan keberadaan Sekolah Bosowa Bina Insani.
“Saya beserta tim berlima dari BKTKI-DMI sekaligus merangkap jabatan dari Uhamka Jakarta datang ke Sekolah Bosowa Bina Insani, terutama unit KB-TK, dengan tujuan studi tiru. Pertama, hal-hal yang baik yang kami lihat dan kami dengar yang sudah kami catat insya Allah akan kami terapkan di lembaga-lembaga yang ada di bawah BKTKI-DMI dan Uhamka,” kata Dr. Chandrawaty.
Ia menambahkan, “Alhamdulillah, kita sudah bersinergi, bertukar pikiran tentang keilmuan kita khususnya tentang KB-TK, baik teori maupun praktek dengan melihat bagaimana implementasi dari Model Sentra yang kita lihat dan kita amati. Dari studi tiru ini, kami melihat implementasi itu berjalan dengan baik di Sekolah Bosowa Bina Insani.”
Yang kedua, Dr. Chandrawaty menambahkan, studi tiru ini bermanfaat sekali. “Kami melihat gedung Sekolah Bosowa Bina Insani, khususnya KB-TK, dari luar kecil, gak tahunya luas tanah keseluruhan Sekolah Bosowa Bina Insani mencapai 5 hektar. Baru sebagian lahan yang digunakan untuk pendidikan dari jenjang KB-TK, SD, SMP dan SMA,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Sekolah Bosowa Bina Insani luar biasa. Menakjubkan. Bagus. Keren. Kalau bahasa anak muda, sekolah ini gaul tapi Islami. Kalau melihat guru-gurunya luar biasa. Cantik-cantik, ganteng-ganteng, ramah-ramah, dan juga pengurusnya sangat baik. Mudah-mudahan yang kami lihat ini membawa inspirasi bagi kami semua khususnya yang hadir dalam studi tiru ini dan umumnya nanti kami transfer untuk para anggota BKTKI-DMI dan maupun jaringan sekolah di bawah Uhamka.”
Di akhir kesannya, Dr. Chandrawaty mengungkapkan, “Kesan kami, Sekolah Bosowa Bina Insani ramah dan hangat. Kami yakin Sekolah Bosowa Bina Insani maju terus, guru-gurunya maju terus dan sejahtera. Dan insya Allah murid-muridnya akan menjadi anak-anak generasi bangsa masa depan yang hebat.”***
