HomeKota BogorJelang Groundbreaking PSEL Bogor Raya 1, Penanganan Kebakaran TPAS Galuga Dimaksimalkan

Jelang Groundbreaking PSEL Bogor Raya 1, Penanganan Kebakaran TPAS Galuga Dimaksimalkan

Bogordaily.net – Penanganan kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga terus dimaksimalkan oleh Pemerintah Kota Bogor bersama Pemerintah Kabupaten Bogor. Hingga Selasa, 15 September 2026, masih terdapat potensi asap yang muncul di sejumlah titik di lokasi.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, penanganan kebakaran sejauh ini berjalan cukup maksimal. Namun, sejumlah personel masih disiagakan untuk memastikan titik-titik yang berpotensi menimbulkan asap dapat ditangani hingga tuntas.

“Sejauh ini Alhamdulillah penanganannya sudah cukup maksimal meskipun masih ada potensi asap di beberapa titik,” ujar Dedie A. Rachim, Selasa 15 September 2026.

Menurutnya, Pemkot Bogor bersama Pemkab Bogor akan terus melakukan penanganan di lapangan. Sejumlah personel juga masih ditempatkan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api maupun asap.

“Kita berharap masih kita tetapkan beberapa personel, mudah-mudahan dalam beberapa hari ini bisa selesai tuntas,” katanya.

Dedie menambahkan, percepatan penanganan kebakaran TPAS Galuga menjadi perhatian karena dalam waktu dekat akan dilaksanakan groundbreaking Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1.

Rencananya, groundbreaking PSEL Bogor Raya 1 akan dilaksanakan pada Kamis, 17 September 2026. Kegiatan tersebut akan dihadiri oleh berbagai pihak yang terlibat dalam program pengolahan sampah tersebut.

“Karena tanggal 17 September 2026 Insya Allah akan melakukan groundbreaking PSEL Bogor Raya 1. Semua pihak akan hadir di sana,” jelasnya.

Ia menegaskan, Pemkot Bogor bersama Pemkab Bogor terus memaksimalkan penanganan kebakaran di TPAS Galuga agar kondisi di lokasi benar-benar terkendali, khususnya untuk mengurangi potensi kebakaran kembali terjadi.

“Kemarin kita terus maksimalkan terus bersama Pemkab karena kita punya target untuk penanganannya maksimal, paling tidak potensi kebakarannya,” pungkas Dedie.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here