Bogordaily.net – Kebakaran terjadi di kawasan Jalan Paledang, Kota Bogor, Selasa 22 September 2026. Api tiba-tiba muncul dari korsleting listrik bagian samping sebuah ruko yang sedang dalam proses renovasi dan dengan cepat membesar hingga melalap sejumlah bangunan di sekitarnya.
Penjaga Warmindo, Alwi, mengatakan sebelum api membesar sempat terlihat percikan dari bagian samping ruko. Saat kejadian, dirinya tengah fokus melayani konsumen yang sedang makan di dalam Warmindo.
“Ada percikan dari samping ruko yang sedang renovasi. Tidak lama kemudian muncul api dan langsung melalap semua,” kata Alwi.
Menurut Alwi, lokasi kebakaran berada di sekitar beberapa bangunan yang saling berdempetan. Di bagian belakang terdapat rumah milik warga bernama Pak Away, sementara Warmindo berada di bagian tengah dan ruko yang berada di sampingnya dalam kondisi kosong.
“Saya sedang fokus di depan dan melayani konsumen yang lagi makan. Saya dikasih tahu sama warga yang melihat kalau di atas sudah ada asap ngebul gede,” ujarnya.
Ia menyebut, setelah asap terlihat, api dengan cepat membesar hanya dalam hitungan menit.
“Selang beberapa menit api langsung gede,” ucap Alwi.
Dalam kejadian tersebut, sedikitnya empat bangunan dan satu unit mobil terdampak kebakaran.
Alwi menjelaskan, mobil tersebut merupakan milik bos Warmindo. Kendaraan itu sebelumnya biasa dititipkan di lokasi dan pada saat kejadian dibawa oleh anak pemilik kendaraan yang hendak berangkat kuliah.
“Mobil punya bos. Kebetulan anaknya yang bawa karena mau berangkat kuliah. Memang biasanya dititipin di situ, jadi anaknya naik kereta berangkat kuliah,” jelasnya.
Sementara itu Kasi Pemadaman Kota Bogor Abiyun mengungkapkan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa pemadaman pun berjalan dengan lancar dengan waktu satu setengah jam kurang lebih
Pemadam Kebakaran mengerahkan kurang lebih tujuh unit armada untuk memadamkan api yang sangat besar
“Untuk kota bogor 5 unit armada pemadam kebakaran di bantu dari damkar kabupaten 1 unit BPBD 1 unit dan ambulance 2 unit,” ujarnya.***
Fikri
