Bogordaily.net-Berbagai elemen masyarakat bersama 3.200 guru ngaji mengikuti doa dan dzikir bersama tingkat Kota Bogor di Masjid Agung Al-Isra, Kota Bogor, Rabu 16 September 2026.
Di antara ribuan jamaah, terlihat seorang warga mengenakan jaket salah satu operator transportasi online yang turut mengikuti doa dan dzikir bersama.
Ia menjadi bagian dari elemen masyarakat yang memanjatkan doa dan mengikuti dzikir bersama yang dipimpin oleh para kyai, alim ulama, habaib, pimpinan pondok pesantren, pimpinan organisasi Islam, serta tokoh agama.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin; Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi; serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, sejumlah daerah di Indonesia mengalami berbagai bencana, termasuk di wilayah Bogor.
Ia berharap berbagai peristiwa tersebut menjadi hikmah bagi semua pihak untuk memperbaiki diri serta bermunajat kepada Allah SWT agar ke depan seluruh masyarakat dijauhkan dari berbagai bala dan bencana.
“Kita sangat prihatin, hampir merata di seluruh Indonesia ada kebakaran lahan, kebakaran hutan. Kemudian juga ada tanah longsor, ada kekeringan, ada kapal tenggelam, ada banyak musibah. Jadi mudah-mudahan, apabila ini memang disebabkan oleh kita umat manusia, tentu kita bermunajat memohon kepada Allah untuk dihapuskan, diampuni segala dosa-dosa kita, dan mudah-mudahan kita bisa memperbaiki diri ke depan,” ujar Dedie Rachim.
Sebagai bentuk ikhtiar memohon ampunan dan perlindungan, Pemkot Bogor menggelar doa dan dzikir bersama melalui istighosah untuk memohon keselamatan bagi bangsa dan negara, termasuk khususnya bagi warga Kota Bogor.
“Kita melaksanakan istighosah, kemudian juga banyak doa-doa dari para kiai, para ulama, para ahli agama. Apalagi hadir 3.200 guru ngaji se-Bogor, mudah-mudahan doanya bersama-sama bisa sampai,” ucap Dedie Rachim.***
Irfan
