Bogordaily.net – Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta masyarakat untuk tidak membakar sampah di tengah musim kemarau panjang.
Diketahui, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut puncak musim kemarau tahun ini akan terjadi hingga bulan Oktober 2026.
“Maka pada saat puncak kemarau yang tadinya diprediksi oleh BMKG di bulan September lalu mundur sampai dengan bulan Oktober, yang pertama adalah kita betul-betul mengantisipasi,” kata Rudy di Cibinong, Senin 14 September 2026.
Hal tersebut tersebut kata Rudy, dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan yang marak terjadi saat ini.
“Maka kemarin kita membuat sebuah himbauan untuk tidak membakar sampah, karena dengan kondisi vegetasi yang kering, sebaran api akan menjalar lebih cepat. Jangan membakar sampah dengan cara apapun,” tambahnya.
Kemudian, Pemkab Bogor terus melakukan upaya penanggulangan bencana kekeringan dengan memberikan bantuan air bersih hingga membuat sumur bor di beberapa wilayah.
“Yang kedua, kami pun melakukan optimalisasi distribusi air bersih ke seluruh wilayah di Kabupaten Bogor. Kami pastikan kebutuhan-kebutuhan air bersih untuk rumah tangga dapat terpenuhi, dapat tercukupi, dan beberapa embung-embung air lalu kita juga membangun beberapa sumur-sumur bor dan toren air di seluruh wilayah Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.
Selain Itu, Rudy mengajak khususnya kepada masyarakat di wilayah Barat hingga Timur Kabupaten Bogor untuk serentak melakukan penanaman padi.
“Kami akan berupaya dari rumah tangga masuk ke wilayah lahan pertanian, sehingga pada saat masuk musim tanam mudah-mudahan masyarakat Kabupaten Bogor khususnya di Cariu, Tanjungsari, Leuwisadeng masih dapat melakukan penanaman padi sesuai dengan semangat Presiden Republik Indonesia, ketahanan pangan di Kabupaten Bogor,” ungkap dia.***
Albin
