Bogordaily.net – APCO Group melalui anak perusahaannya, Asa Jaya Mandiri (AJM), resmi mengumumkan keberhasilannya memperoleh hak distribusi eksklusif TermiPore, inovasi sistem pipa anti-rayap asal India, untuk pasar Indonesia.
Kesepakatan strategis tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama Joint Venture antara APCO Group dan perusahaan asal Singapura, Entech Global Solution, dengan nilai investasi mencapai Rp10 miliar.
Langkah strategis bagi entitas bisnis asal Bogor ini juga melibatkan LEADS Environmental Health, perusahaan sains lingkungan asal Filipina. Kolaborasi lintas negara tersebut menandai babak baru dalam penerapan standar pengendalian hama perkotaan (urban pest control) dan perlindungan bangunan di Indonesia.
Penandatanganan kesepakatan tersebut disaksikan langsung oleh Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim. Ia memberikan apresiasi atas pencapaian pengusaha daerah yang mampu membangun kerja sama bisnis hingga ke tingkat global.
“Keberhasilan entitas bisnis asal Bogor dalam menembus rantai pasok global dan memikat investor luar negeri membuktikan bahwa potensi pengusaha daerah tidak dapat dipandang sebelah mata. Pemerintah Kota Bogor berkomitmen penuh mendukung pertumbuhan ekosistem bisnis lokal agar mampu bersaing di kancah internasional,” ujar Dedie A. Rachim.
Revolusi Sistem Pra-Konstruksi: Perlindungan Maksimal Tanpa Merusak Estetika
Kehadiran TermiPore di Indonesia diproyeksikan mengubah lanskap industri konstruksi dan properti. Sistem ini membawa pendekatan pengendalian rayap dari yang sebelumnya bersifat reaktif menjadi perlindungan preventif sejak tahap pra-konstruksi.
TermiPore menggunakan pipa elastomer khusus berstruktur sarang lebah (honeycomb) yang dipasang di bawah lantai bangunan sebelum proses pengecoran.
Teknologi tersebut memungkinkan cairan termitisida menyebar secara merata dan presisi ke seluruh struktur fondasi, sehingga memberikan perlindungan komprehensif tanpa harus merusak struktur bangunan.
Keunggulan lain TermiPore terletak pada kemudahan perawatan jangka panjang. Pemilik rumah maupun gedung komersial tidak perlu mengebor keramik atau lantai interior ketika melakukan pengisian ulang cairan anti-rayap di kemudian hari.
Proses pengisian ulang (retreatment) cairan yang dirancang ramah lingkungan dapat dilakukan dari luar bangunan. Dengan demikian, estetika bangunan dan kenyamanan penghuni tetap terjaga.
Edukasi Pasar dan Komitmen Perlindungan Jangka Panjang
Pranav, inovator sekaligus pemilik TermiPore, mengatakan keputusan untuk berekspansi ke Indonesia didorong oleh besarnya potensi pasar sekaligus kebutuhan untuk meningkatkan edukasi industri mengenai standar perlindungan pra-konstruksi.
“Pasar Indonesia sangat besar, namun masih berada dalam tahap edukasi terkait sistem proteksi pra-konstruksi yang benar. Bersama LEADS dan AJM, kami berkomitmen memberikan sistem perlindungan bangunan terbaik bagi para pelanggan di Indonesia,” jelas Pranav.
Dengan dukungan investasi dan teknologi internasional, Asa Jaya Mandiri (AJM) optimistis TermiPore tidak hanya memberikan perlindungan jangka panjang terhadap aset properti di Indonesia, tetapi juga mendorong peningkatan standar keselamatan dan kenyamanan investasi properti.
Solusi tersebut ditujukan untuk berbagai kebutuhan, baik di sektor residensial maupun komersial.
Tentang Asa Jaya Mandiri (AJM)
Asa Jaya Mandiri (AJM) merupakan anak perusahaan APCO Group yang berbasis di Bogor, Indonesia.
AJM berfokus pada penyediaan solusi dan teknologi di sektor environmental health dan manajemen fasilitas, dengan visi mengintegrasikan inovasi global untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.***
