Bogordaily.net — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Syarikat Islam (SI) Kota Bogor mengikutsertakan 15 saudagar dan 5 delegasi untuk menghadiri Kongres Nasional Majelis Tahkim ke-42 Syarikat Islam di Surabaya, Jawa Timur, pada 18–20 Oktober 2026.
Keikutsertaan rombongan ini menjadi wujud komitmen Syarikat Islam Kota Bogor dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi umat melalui gerakan dakwah ekonomi.
Ketua Pimpinan Cabang Syarikat Islam Kota Bogor, Subhan Murtadla, mengatakan bahwa kongres nasional tersebut memiliki arti penting bagi masa depan organisasi. Menurutnya, forum tertinggi Syarikat Islam itu tidak hanya membahas kepemimpinan nasional, tetapi juga merumuskan arah kebijakan dan program strategis perjuangan organisasi.
“Kongres ke-42 ini bukan sekadar tentang memilih kepemimpinan nasional, melainkan lebih kepada pembahasan program-program strategis, khususnya menyangkut dakwah ekonomi. Dalam hal ini, koperasi menjadi salah satu kanalisasi utama dakwah ekonomi Syarikat Islam,” ujar Subhan.
Ia menegaskan bahwa pemberdayaan saudagar dan penguatan ekonomi rakyat merupakan bagian penting dari perjuangan Syarikat Islam. Karena itu, momentum Majelis Tahkim diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antardaerah, memperluas jaringan usaha, serta mendorong lahirnya program ekonomi yang nyata dan berkelanjutan.
Kehadiran 15 saudagar dari Kota Bogor juga diharapkan membuka peluang sinergi usaha dengan saudagar Syarikat Islam dari berbagai daerah. Dengan demikian, partisipasi dalam kongres tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga kesempatan membangun jejaring ekonomi umat melalui pengembangan koperasi dan kerja sama usaha.
Sementara itu, lima delegasi DPC SI Kota Bogor diharapkan dapat turut menyampaikan aspirasi daerah serta berkontribusi dalam menentukan arah perjuangan organisasi di tingkat nasional.
Melalui Kongres Nasional Majelis Tahkim ke-42, DPC Syarikat Islam Kota Bogor berharap lahir keputusan strategis yang memperkuat organisasi, meningkatkan kapasitas saudagar, dan memperluas peran Syarikat Islam dalam membangun kemandirian ekonomi umat berbasis nilai-nilai syariah.
Bagi Syarikat Islam, saudagar bukan sekadar pelaku usaha, melainkan kekuatan perjuangan untuk membangun kemandirian dan kesejahteraan umat.***

