Bogordaily.net – Maia Estianty bikin hebih. Namanya kembali ramai diperbincangkan di media sosial.
Bukan karena musik atau penampilan glamornya, melainkan karena sebuah utas di Threads yang membahas rezeki, kerja keras, dan sedekah. Unggahan yang diluncurkan sekitar 9 Oktober 2026 itu justru memicu gelombang kritik dan hujatan dari netizen.Baca Berita
Dalam utas tersebut, Maia mengibaratkan rezeki manusia dengan burung liar yang harus terbang ke sana kemari untuk mencari makanan. Menurutnya, meski rezeki sudah ditanggung Allah, manusia tetap harus berikhtiar. Ia menambahkan bahwa kemalasan dan enggan bersedekah bisa membuat rezeki semakin seret.
Pernyataan itu langsung dianggap “tone deaf” oleh banyak orang. Netizen menilai Maia kurang peka terhadap realitas kemiskinan struktural, sulitnya mencari pekerjaan, serta kondisi ekonomi yang masih menekan sebagian besar masyarakat. Akibatnya, akun Threads-nya sempat digembok atau diprivat.
Di tengah kontroversi itu, pertanyaan lama kembali muncul: seberapa kaya sebenarnya Maia Estianty saat ini? Sebagai istri pengusaha mewah Irwan Mussry dan ibu dari tiga anak yang sudah mapan, gaya hidupnya memang kerap menjadi sorotan.
Tidak ada angka resmi yang merinci total kekayaan Maia Estianty. Berbeda dengan pejabat publik yang wajib melaporkan LHKPN, artis swasta seperti dirinya tidak memiliki kewajiban tersebut. Namun, dari berbagai sumber penghasilan yang sudah berlangsung lama, bisa digambarkan bahwa posisinya sangat mapan.
Pertama, dari dunia musik. Maia adalah salah satu musisi senior yang masih mendapatkan royalti dari lagu-lagu era Ratu dan Duo Maia. Honor manggung di masa kejayaan dulu konon mencapai ratusan juta rupiah per penampilan. Meski kini lebih jarang tampil penuh, royalti dan pekerjaan sebagai produser tetap mengalir.
Kedua, kanal YouTube MAIA ALELDUL TV. Dengan jutaan subscriber (sekitar 2,3–2,4 juta dalam beberapa laporan), kanal ini menghasilkan pendapatan dari AdSense yang ditaksir puluhan hingga ratusan juta rupiah per bulan, tergantung performa video.
Ketiga, bisnis di luar hiburan. Maia memiliki brand skincare (seperti EMK Beverly Hills dan Kayaru Mest), bisnis kuliner, manajemen artis Le Moesiek Revole, serta usaha properti dan outsourcing melalui PT Perdana Perkasa Elastindo. Beberapa laporan juga menyebut klinik kecantikan dan brand fashion.
Yang paling signifikan tentu saja posisinya sebagai istri Irwan Mussry.
Suaminya adalah pemilik Time International, distributor resmi jam tangan mewah seperti Rolex, Cartier, dan merek premium lainnya. Perusahaan ini memiliki jaringan ratusan toko dan karyawan, dengan omzet yang dilaporkan sangat besar.
Status “istri sultan” ini membuat gaya hidup Maia, termasuk perhiasan bernilai miliaran yang pernah dikenakannya di acara keluarga, menjadi perhatian publik.
Kritik terhadap utas Maia berpusat pada anggapan bahwa ia menyederhanakan persoalan kemiskinan. Banyak yang menyoroti bahwa tidak semua orang yang bekerja keras otomatis kaya, terutama di tengah struktur ekonomi yang tidak merata.
Ada yang menyindir bahwa “kerja keras” Maia kini lebih banyak di wilayah kenyamanan, sementara orang biasa berjuang dari subuh hingga malam.
Sebagian netizen juga mengaitkannya dengan konten keluarga Maia yang dianggap sering memamerkan kemewahan. Di saat banyak orang kesulitan, pesan moral tentang sedekah dan kerja keras dari seseorang dengan latar belakang sangat berbeda terasa janggal.
Meski demikian, ada juga yang membela bahwa niat Maia sekadar mengingatkan pentingnya ikhtiar dan berbagi. Perdebatan ini mencerminkan sensitivitas publik terhadap pesan dari kalangan elite di tengah kondisi sosial-ekonomi yang tidak selalu mudah.
Hingga saat ini, kekayaan Maia Estianty tetap menjadi teka-teki yang tidak pernah diungkap secara resmi. Yang jelas, kombinasi karier musik panjang, bisnis pribadi, pendapatan digital, dan terutama pernikahan dengan pengusaha kelas atas menempatkannya di posisi finansial yang sangat nyaman.***

