Bogordaily.net – Penderita penyakit asam lambung atau atau Gastroesophageal Reflux Disease (Gerd), dapat dialami orang yang puasa. Sehingga penderita sakit ini tidak bisa sembarangan menjalani puasa.
Gejala penyakit asam lambung seperti sakit perut dapat menjalar sampai ke dada (heartburn), sering sendawa, mual bahkan sampai muntah jika makan terlalu banyak, atau karena perut yang kosong dan lapar.
Menurut gastroenterologi berbasis di California AS, Peyton Berookim, MD dilansir Live Strong, dalam kondisi perut kosong dan tidak ada makanan yang bisa dicerna oleh lambung sehingga asam lambung bisa naik.
“Saat makanan dicerna dalam perut itu bisa menyerap asam. Namun saat tidak ada yang bisa di cerna, asam lambung menumpuk, memicu sakit perut dan bisa juga asam lambung naik ke kerongkongan,” tutur Peyton Berookim.
“Makanan saat dicerna dalam perut dapat menyerap asam. Saat tidak ada yang dicerna, asam lambung bisa menumpuk, memicu sakit perut, atau asam lambung naik kembali ke kerongkongan,” jelas dia.
Ini dia beberapa tips untuk penderita asam lambung agar tidak cepat kambu saat puasa:
1. Sahur Lebih Awal
Sahur lebih awal disarankan agar makanan yang masuk ke lambung ke kerongkongan karena penderita asam lambung atau gerd tidak boleh kekenyangan.
Tubuh membutuhkan waktu untuk dapat mencerna makanan apalagi jika ingin tidur kembali harus menunggu 1 sampai 2 jam hingga makanan benar-benar turun.
2. Kunyah Makanan Dengan Pelan
Makan terlalu cepat atau terburu-buru tidak baik untuk pencernaan, makan lah pelan-pelan dengan porsi makan secukupnya.
Coba untuk menikmati makanan yang tersaji dan mengunyahnya dengan pelan dan hindari makan sambil mengerjakan kegiatan lain seperti bermain gadget, menonton televisi atau mengerjakan kegiatan lain yang membuat fokus makan terganggu.
3. Hindari makanan pedas, berminyak dan gorengan
Untuk penderita asam lambung diharuskan untuk memilih menu yang tepat untuk dikonsumsi selama puasa. Disarankan untuk menghindari makanan pedas, berminyak serta gorengan.
Karena lemak tidak sehat cenderung lambat dicerna dan bisa memicu asam lambung naik.
4. Minum obat asam lambung
Agar tidak gampang kambuh saat sahur dan berbuka dianjurkan untuk meminum obat asam lambung, konsultasikan kepada dokter obat asam lambung apa yang tepat.
Disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter jika saat puasa asam lambung terasagejala yan cukup parah.***
