Saturday, 14 February 2026
HomeKabupaten BogorPejabat Kemendikbudristek Panjau Pelaksanaan PTM di Kabupaten Bogor

Pejabat Kemendikbudristek Panjau Pelaksanaan PTM di Kabupaten Bogor

Bogordaily.net – Memastikan sarana dan prasarana serta prokes berjalan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor bersama pejabat dari Kementrian pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), memantau pembelajaran tatap muka (PTM) di SMPN 1 Bojonggede, Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Djuanda Dimansyah mengatakan, kegiatan PTM ini dilaksanakan secara bertahap, maksimal jumlah siswa yang ikut bebanyak 50 persen. Namun ada juga sekolah yang hanya mengizinkan 30 dan 25 persen.

“Sesuai keputusan ataupun intruksi Kemendikbudristek dan soal penanganan Covid 19 yang ditanda tangani oleh 4 Menteri, kita lakukan aturan dan laksanakan sesuai prokes. Wajib memakai masker, mencuci tangan dan murid juga harus menjaga jarak. Dan pihak sekolah menyediakan alat pengukur suhu, dan tidak lupa pula semua murid harus mendapat izin dari orang tua,” ujarnya kepada wartawan.

Lebih lanjut Djuanda mengatakan jumlah sekolah di Kabupaten Bogor yang sudah melaksanakan PTM sebanyak 40 persen tingkat SD dan SLTP.

Menurutnya kemungkinan sekolah lain untuk PTM akan dilaksanakan pada hari Senin mendatang yang berdasarkan verifikasi dan validasi. Ia menambahkan selain itu untuk menunjang PTM bisa terlaksana vaksinasi, untuk guru sudah 90 persen, dan sisanya untuk segera divaksin.

“Sedangkan untuk pelajar itu tergantung Dinas Kesehatan apakah kesediaan vaksin yang disediakan untuk pelajar, tapi sekarang sedang berjalan dan ada beberapa sekolah SD dan SLTP yang menggelar Vaksinasi, ya target kami sih 2 bulan ini harus selesai karena sebentar lagi kita akan melaksanakan UNBK. Yang diwajibkan harus tatap muka,”katanya.

Sementara Koordinator Penjaminan Mutu Pendidikan dan Kerja Sama. Direktorak Jendral Paud Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbudristek Katman menjelaskan, dengan melihat PTM di SMPN 1 Bojonggede, dari sisi prasarana sekolah mendukung dan dari siswa dari kepatuhan dan ketertiban terhadap protokol kesehatan baik, dan semangat untuk mengikuti PTM.

“Walaupun sudah baik dan menjalankanya prokes dengan baik tetap diingat setiap waktu untuk tetap mematuhi prokes, untuk anak-anak diwajibkan vaksin menurut SKB 4 menteri,”katanya

Ia Meminta kebijakan daerah untuk mendorong siswa untuk divaksin lebih digencarkan apalagi kalau kuota vaksin mendukung.

“Alhamdulillah vaksin untuk siswa sedang berjalan. Seperti di sekolah ini sudah 50 persen, untuk vaksin siswa sambil berjalan PTM bisa. Yang penting guru nya sudah divaksin. Terlihat raut siswa yang rindu akan suasana sekolah,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here