Bogordaily.net – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Abdul Jalil, turut menyoroti kasus dugaan anak kecil main ancam di Whatsapp yang menyangkut keselamatan nyawa remaja di Kabupaten Bogor.
Yang mana, kejadian anak kecil main ancam tersebut terjadi di Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.
Abdul menjelaskan bahwa, kejadian tersebut harus menjadi atensi atau perhatian semua pihak. Khususnya Pemerintahan setempat.
“Saya belum melihat kejadian itu secara langsung, kalau memang itu ada dan terjadi di wilayah kemang, tentu itu harus jadi perhatian semua pihak. Tidak hanya sekolah atau pemerintah setempat, namun orang tua,” kata Ketua KNPI Kecamatan Kemang, Abdul Jalil, kepada Bogordaily.net, Rabu 24 Agustus 2022.
Semua pihak, kata Abdul, dalam menanggapi kasus ini harus menggunakan metode deskriptif kualitatif. Bisa jadi kekerasan emosional sesat.
“Belakangan ini pelajar Indonesia telah begitu terjangkit virus hedonisme orientasi pelajar. Yang seharusnya belajar atau menuntut ilmu dalam keseharian, mereka berubah menjadi mencari kesenangan. Sehingga membangun kebiasaan buruk yang akhirnya muncul kebiasaan aneh di kalangan anak dan remaja,” tutup Abdul.
Sebelumnya diberitakan, Seorang remaja wanita berinisial L yang masi dibawah umur diduga lakukan pengancaman akan mengganggu keselamatan nyawa temannya N (14) lewat aplikasi chat whatsapp. Hanya karena tak suka melihat temannya bermain dengan N.
Tindakan yang diduga ancaman soal keselamatan nyawa itu Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.
Muhammad Irfan Ramadan
