Thursday, 2 May 2024
HomeBeritaKura-Kura Tertua di Dunia Rayakan Ultah ke 190 Tahun

Kura-Kura Tertua di Dunia Rayakan Ultah ke 190 Tahun

Bogordaily.net tertua di dunia dalam sejarah, bernama Jonathan, merayakan (ultah) yang ke-190 pada 4 Desember lalu. Jonathan juga mendapat penghargaan dari Guinness World Record.

Tanggal pasti kelahirannya sebenarnya belum diketahui dengan jelas. Namun, November lalu, Nigel Phillips, gubernur wilayah luar negeri Inggris, menetapkan tanggal resmi yakni 4 Desember 1832 pada tersebut.

Tanggal itu merupakan perkiraan waktu di mana ia menetas. Untuk merayakannya, sebuah pesta selama tiga hari diselenggarakan di rumahnya di pulau St. Helena, sebuah pulau di Samudra Atlantik Selatan.

Penduduk setempat bahkan diundang dalam acara yang diadakan di rumah gubernur. Tak lupa kue ramah juga turut disajikan sebagai hidangan.

Ini menjadi penghormatan yang pantas untuk hewan darat hidup tertua di dunia, sekaligus tertua dalam catatan manusia.

Mengutip IFL Science, Jonathan adalah raksasa Seychelles (Aldabrachelys gigantea hololissa).

Usia Jonathan diperkirakan berdasarkan sebuah foto lama yang menunjukkan ketika ia tiba di St. Helena dari Seychelles pada tahun 1882. Tapi menurut Guinness World Records bisa saja usianya lebih tua dari perkiraan.

Dalam foto tersebut, Jonathan tampak dewasa sepenuhnya dan kemungkinan berumur 50 tahun, menunjukkan dia lahir setidaknya tahun 1832.

Kini di usianya yang ke 190 tahun, Jonathan dilaporkan buta karena katarak dan kehilangan indra penciuman, tetapi ia masih memiliki nafsu makan yang besar dengan makanan favoritnya pisang dan selada.

Rekor sebelumnya dipegang oleh bernama Tu'i Malila, yang mati pada usia 188 tahun pada tahun 1965.

Secara teknis, Jonathan menerima penghargaan dari Guinness World Records sebagai hewan darat tertua hidup yang diketahui sekaligus Chelonian tertua yang pernah tercatat, ordo reptil bercangkang yang mencakup semua , terrapin, dan penyu.

Jonathan diketahui menyukai berjemur dengan merentangkan leher dan kakinya yang panjang.

Namun saat cuaca dingin, ia lebih menyukai untuk bersembunyi di dedauan atau potongan rumput dan berdiam sepanjang hari.

Belum jelas bagaimana kura-kura seperti Jonathan bisa hidup begitu lama. Tetapi penelitian menunjukkan, kura-kura raksasa dapat dengan cepat membunuh sel-sel yang rusak dalam proses disebut apoptosis.

Proses itu dapat membantu melindungi mereka dari kerusakan sel-sel yang biasanya memburuk seiring bertambahnya usia. (*)

Copy Editor: Riyaldi

 

Simak Video Lainnya dan Kunjungi YouTube BogordailyTV

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here