Bogordaily.net – Kampung Coklat kebakaran. Berikut sejarah Kampung Coklat, destinasi wisata di Blitar, Jawa Timur.
Kampung Coklat berlokasi di Jalan Banteng Blorok 18, Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Tempat hiburan buatan berbasis wisata edukasi menyajikan berbagai wahana menarik bagi anak-anak maupun orang dewasa. Selain itu terdapat spot foto unik bertema vintage rustic yang dapat dijadikan sebagai objek maupun latar foto.
Ciri khasnya adalah produk coklat berbagai varian yang bisa dijadikan oleh-oleh.
Kampung Coklat memiliki luas sekira 6,5 hektar. Terdapat pula perkebunan yang memasok kebutuhan produksi, yaitu biji kakao untuk bahan dasar pembuatan coklat.
Di dalam Kampung Coklat juga terdapat pabrik produksi pengolahan coklat.
Sejarah Kampung Coklat
Melansir laman resminya, sejarah Kampung Coklat diawali pada tahun 2004. Kala itu, seorang peternak ayam bernama H. Kholid Mustofa bangkrut karena wabah flu burung.
Kholid lalu banting setir ke budidaya coklat. Ia memang telah memiliki lahan seluas 720 meter persegi.
Kebunnya itu telah ditanami 120 kakao sejak tahun 2000. Namun ketika itu ia fokus bisnis peternakan ayam, sehingga kebunnya tak terlalu diurus.
Usai bangkrut sebagai peternak ayam, Kholid lalu bangkit dan memutuskan berguru perkakaoan di PTPN XII Blitar dan Pusat Penelitian kopi dan kakao di Jember.
