Thursday, 1 January 2026
HomeViralPuncak Ditutup Saat Tahun Baru, Pengunjung Diduga Mabuk Nekat Terobos Car Free...

Puncak Ditutup Saat Tahun Baru, Pengunjung Diduga Mabuk Nekat Terobos Car Free Night

Bogordaily.net – Malam pergantian tahun selalu punya cerita. Di Puncak, Kabupaten Bogor, cerita itu datang lebih cepat dari kembang api. Rabu malam, 31 Desember 2025, hingga Kamis dini hari, 1 Januari 2026, kawasan wisata itu ditutup total. Alasannya sederhana dan rutin: Car Free Night. Arus kendaraan harus berhenti. Manusia diminta bersabar.

Namun, tidak semua orang siap dengan kata “tunggu”.

Di salah satu titik penutupan, terjadi adu mulut antara seorang pengunjung dan petugas kepolisian. Suaranya meninggi. Gesturnya kasar. Situasi yang awalnya hanya penjelasan prosedur berubah menjadi ketegangan terbuka. Warga tersebut—menurut dugaan petugas—berada dalam pengaruh minuman keras. Ia bersikeras ingin menerobos masuk ke kawasan Puncak yang saat itu sudah steril dari kendaraan.

Petugas sudah menjalankan tugasnya: menjelaskan bahwa penutupan dilakukan demi keamanan dan kelancaran malam pergantian tahun. Bahwa ribuan orang lain juga harus menahan keinginan yang sama. Bahwa aturan tidak dibuat untuk satu orang saja.

Tetapi emosi sering kali tidak mau mendengar logika.

Adu mulut pun memuncak. Dorongan terjadi. Batas antara perdebatan dan pelanggaran hukum terlewati dalam hitungan detik. Petugas yang semula berdiri tenang terpaksa bertindak tegas. Pengunjung tersebut akhirnya diamankan.

Di situlah malam tahun baru menunjukkan wajah aslinya: bukan hanya soal pesta dan hitung mundur, tetapi juga tentang disiplin, kesabaran, dan penghormatan pada aturan bersama.

Puncak memang selalu menggoda. Udara dingin, lampu-lampu vila, dan harapan menyambut tahun baru di ketinggian. Namun setiap akhir tahun, kawasan ini juga menjadi ujian klasik bagi manajemen keramaian. Pemerintah menutup, aparat berjaga, masyarakat diminta memahami.

Sebagian besar patuh. Sebagian kecil memilih melawan.

Peristiwa ini terekam kamera warga dan beredar luas di media sosial. Bukan untuk menghakimi, tetapi menjadi pengingat. Bahwa satu dorongan kecil bisa berujung penahanan. Bahwa satu malam euforia tidak bisa mengalahkan aturan yang dibuat untuk keselamatan banyak orang.

Tahun baru pun berganti. Jalan tetap ditutup. Petugas tetap berjaga. Dan Puncak kembali mengajarkan pelajaran lama: kebebasan selalu datang bersama tanggung jawab.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here