Sunday, 1 March 2026
HomeNasionalTim SAR Temukan Jenazah Diduga Pelatih Valencia B, Korban KM Putri Sakinah...

Tim SAR Temukan Jenazah Diduga Pelatih Valencia B, Korban KM Putri Sakinah di Labuan Bajo

Bogordaily.net – Upaya pencarian korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan menemukan satu jenazah yang diduga merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol pelatih Valencia B pada Minggu 4 januari 2026.

Jenazah tersebut diduga kuat adalah Fernando Martin Carreras, pelatih klub sepak bola Valencia B, yang menjadi salah satu korban dalam tragedi laut tersebut.

Penemuan ini terjadi saat operasi pencarian memasuki hari ke-10 sejak insiden tenggelamnya kapal.

Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), menjelaskan bahwa pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur SAR, baik dari tingkat pusat maupun daerah.

Fokus pencarian diarahkan ke sejumlah pulau terdekat dari lokasi kejadian, termasuk dengan penggunaan teknologi bawah laut.

“Tim SAR Gabungan hari ini melaksanakan pencarian 3 WNA Spanyol yang memasuki hari ke sepuluh, dengan melaksanakan penyisiran di Pulau-pulau terdekat, penurunan sonar serta penyelaman,” kata Fathur, Minggu 4 januari 2026.

Hasilnya, pada pukul 08.47 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu jenazah di perairan sekitar Pulau Padar.

Korban ditemukan pada koordinat 8°36’32.58″S – 119°36’32.22″E, dengan jarak sekitar 1,13 nautical mile dari lokasi kejadian kapal (LKK).

“Tepat Pukul 08.47 Wita pagi tadi Tim SAR Gabungan menemukan satu jenazah diduga korban KM Putri Sakinah pada koordinat 8°36’32.58″S – 119°36’32.22″E dan jarak penemuan korban dari LKK sejauh 1.13 Nautical Mile oleh Tim RIB KPJ 2007 (Ditpolair Polda NTT),” tambahnya.

Setelah ditemukan, jenazah segera dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menggunakan KN SAR Puntadewa. Selanjutnya, korban dibawa menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo sebelum akhirnya dievakuasi ke RSUD Komodo.

Di rumah sakit tersebut, jenazah akan menjalani proses identifikasi oleh tim forensik Disaster Victim Identification (DVI) Polres Manggarai Barat untuk memastikan identitas korban secara resmi.

Hingga saat ini, operasi pencarian terhadap korban lainnya masih terus dilakukan, dengan Tim SAR Gabungan tetap mengerahkan seluruh kemampuan dan peralatan guna menemukan korban yang belum ditemukan.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here