Saturday, 10 January 2026
HomeNasionalViral Gotong Royong Warga Sampang, Jalan Rusak Diperbaiki dari Gift Live TikTok...

Viral Gotong Royong Warga Sampang, Jalan Rusak Diperbaiki dari Gift Live TikTok hingga Rp125 Juta

Bogordaily.net – Aksi gotong royong warga Desa Tobai Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, mendadak menyita perhatian publik.

Berawal dari keresahan atas kondisi jalan desa yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki, warga setempat justru menemukan solusi tak terduga dengan memanfaatkan live streaming di TikTok. Dari aktivitas tersebut, dana swadaya hingga sekitar Rp125 juta berhasil dikumpulkan.

Inisiatif ini muncul karena kondisi jalan desa yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan warga.

Saat musim hujan, jalan berubah licin, berlumpur, dan dipenuhi lubang, sehingga kerap membahayakan pengendara serta menghambat aktivitas sehari-hari warga, mulai dari pergi ke sawah hingga ke pasar.

Salah satu penggagas gerakan swadaya, Hasan Ali Tamam, memulai penggalangan dana dengan membuat akun TikTok bernama @swadaya93.

Melalui siaran langsung, warga dan warganet memberikan gift yang kemudian dikonversi menjadi dana perbaikan jalan.

Dari total dana yang terkumpul, sekitar 70 persen berasal dari gift TikTok, sementara sisanya merupakan sumbangan warga dan tokoh masyarakat setempat.

Dana tersebut langsung dimanfaatkan untuk membeli material perbaikan jalan. Proses pengerjaan pun dilakukan secara gotong royong oleh warga tanpa memandang usia dan jenis kelamin.

Para pria, pemuda, hingga ibu-ibu turun langsung ke lapangan memperbaiki jalan di tiga titik berbeda dengan total panjang mencapai kurang lebih 800 meter.

Aksi swadaya ini tidak hanya bertujuan memperbaiki akses jalan sementara, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian warga terhadap keselamatan dan kelancaran aktivitas ekonomi desa.

Jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga untuk bekerja, mengangkut hasil pertanian, serta menjalankan kegiatan sehari-hari.

Kondisi jalan sebelumnya dinilai sangat rawan kecelakaan, terutama saat hujan turun. Tanah yang bercampur air membuat permukaan jalan sangat licin, sementara lubang-lubang besar kerap menyebabkan pengendara motor terjatuh.

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Tobai Tengah, Muhammad Ruji, membenarkan bahwa jalan yang diperbaiki merupakan jalan desa.

Ia menyebutkan bahwa saat mulai menjabat pada April 2025, kondisi jalan tersebut memang sudah dalam keadaan rusak. Namun, keterbatasan anggaran desa membuat perbaikan belum dapat dilakukan secara maksimal.

Pemerintah desa menyampaikan apresiasi kepada warga yang telah bergerak secara mandiri dan bergotong royong.

Aksi ini sekaligus menjadi potret solidaritas masyarakat desa dalam menghadapi keterbatasan, sekaligus harapan agar pemerintah daerah dapat segera turun tangan melakukan perbaikan permanen dengan material yang lebih layak.

Kisah warga Tobai Tengah ini pun viral di media sosial dan menuai beragam respons positif. Banyak warganet menilai langkah tersebut sebagai contoh nyata kekuatan gotong royong dan kreativitas masyarakat di tengah keterbatasan fasilitas dan anggaran.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here