Bogordaily.net – Polemik yang menyeret nama aktris Aurelie Moeremans kembali memanas setelah Roby Tremonti angkat bicara dan menyampaikan klarifikasi terbuka terkait masa lalu hubungan mereka.
Roby menegaskan bahwa dirinya pernah menikah secara sah dengan Aurelie Moeremans pada Oktober 2011, saat sang aktris masih berusia 18 tahun.
Pernyataan tersebut disampaikan Roby sebagai respons atas narasi yang berkembang di ruang publik, khususnya setelah Aurelie mengungkap pengalaman pahit masa mudanya dalam buku Broken Strings.
Dalam sejumlah pernyataan, Aurelie menyebut dirinya berada dalam situasi tertekan dan dipaksa menikah di usia belia.
Menanggapi hal itu, Roby membantah keras tudingan tersebut. Ia menyatakan pernikahan yang terjadi bukanlah sesuatu yang dilakukan secara sepihak atau di bawah paksaan.
Untuk memperkuat klaimnya, Roby mengaku telah menyiapkan sejumlah dokumen dan bukti otentik, mulai dari foto pernikahan, undangan resmi, hingga surat nikah Katolik.
Menurut Roby, pernikahan Katolik tidak mungkin dilakukan secara instan, apalagi tanpa persetujuan dari pihak yang bersangkutan. Ia menegaskan bahwa pernikahan dalam Gereja Katolik harus melalui proses kanonik yang panjang, termasuk pembinaan pra-nikah, pemeriksaan administratif, serta pendalaman iman yang ketat.
“Dalam sistem Gereja Katolik, pernikahan tidak bisa terjadi jika salah satu pihak berada dalam tekanan atau paksaan. Semua harus melalui tahapan resmi dan persetujuan penuh,” menjadi inti penegasan Roby dalam klarifikasinya.
Akui Hubungi Hesti Purwadinata
Tak hanya meluruskan soal pernikahan, Roby juga menepis tuduhan lain yang sempat mencuat, yakni dugaan teror terhadap presenter Hesti Purwadinata.
Tuduhan tersebut muncul setelah Hesti secara terbuka menyampaikan dukungannya kepada Aurelie Moeremans di media sosial.
Roby membantah keras tudingan tersebut dan menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan teror atau intimidasi terhadap Hesti.
Ia mengakui sempat menghubungi Edo Borne, suami Hesti, namun hal itu dilakukan secara pribadi dan dalam konteks menyampaikan keberatannya terhadap opini yang dinilainya dapat menggiring persepsi publik secara tidak seimbang.
Hingga kini, polemik antara Roby Tremonti dan Aurelie Moeremans masih menjadi sorotan warganet. Publik terbelah antara mereka yang bersimpati pada pengakuan Aurelie sebagai penyintas trauma masa muda, dan mereka yang menuntut klarifikasi menyeluruh dari semua pihak yang terlibat.
