Wednesday, 14 January 2026
HomeNasionalPendaki Gunung Slamet Syafiq Ali Ditemukan Meninggal Dunia di Jalur Punggungan Gunung...

Pendaki Gunung Slamet Syafiq Ali Ditemukan Meninggal Dunia di Jalur Punggungan Gunung Malang

Bogordaily.net – Pendaki Gunung Slamet Syafiq Ali akhirnya berhenti melangkah di ketinggian. Gunung itu yang sejak berhari-hari menyimpan sunyi dan harap, pada Rabu siang membuka rahasianya. Syafiq Ridhan Ali Razan, 18 tahun, ditemukan. Bukan dengan senyum lega. Melainkan dalam keheningan yang paling panjang: meninggal dunia.

Kabar itu datang dari Kepala Desa Clekatakan, Sutrisno. Sederhana. Jujur. Tanpa tambahan apa pun selain kenyataan. “Kami sampaikan bahwa survivor atas nama Ali Syafiq telah diketemukan dalam kondisi MD,” ucapnya dalam rekaman video yang beredar Rabu (14/01). Di pegunungan, kata “ditemukan” kadang berarti pulang. Kali ini, tidak.

Syafiq ditemukan pukul 10.22 WIB. Di jalur punggungan Gunung Malang. Dekat Batu Watu Langgar—nama yang seakan ikut menandai batas antara ikhtiar manusia dan kehendak alam. Lokasi itu bukan jalur ramai. Ia sunyi. Terbuka. Dan dingin. Pendaki Gunung Slamet Syafiq Ali berada di sana setelah 17 hari pencarian, pada tahap kedua operasi SAR yang baru berjalan dua hari.

Pencarian itu bukan kerja satu dua orang. Ia adalah cerita tentang banyak sepatu yang basah, banyak tangan yang saling menggenggam, dan banyak doa yang tak putus. Wanadri, Mayapada, UPL, MPA Unsoed, Wikupala, ABGI, Mapala Batik, Mapala Kanpas, Komunitas RAPI—nama-nama yang jarang muncul di halaman depan, tetapi selalu hadir saat yang lain menunggu kabar. Forkopimda dan Forkopimcam Pulosari juga datang. Gunung, sekali lagi, menyatukan banyak pihak.

“Alhamdulillah,” kata Sutrisno, bukan sebagai penanda akhir bahagia, melainkan sebagai penutup ikhtiar. Karena pada akhirnya, pencarian memang selesai. Namun duka baru saja dimulai. Pemerintah desa menyampaikan belasungkawa. Keluarga almarhum diminta tabah. Kata-kata yang sering kita dengar, tetapi tak pernah benar-benar cukup.

Dengan ditemukannya Syafiq, operasi SAR resmi dihentikan. Proses evakuasi dilakukan sesuai prosedur. Gunung Slamet kembali sunyi. Tapi kisah Pendaki Gunung Slamet Syafiq Ali akan lama tinggal—di ingatan para relawan, di hati keluarga, dan di catatan kita tentang betapa tipisnya jarak antara keberanian dan kepergian.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here