Bogordaily.net – Lonjakan volume kendaraan kembali mewarnai jalur wisata Puncak, Kabupaten Bogor, pada akhir pekan ini usai liburan panjang pada hari ini Minggu, 18 Januari 2026.
Ribuan kendaraan yang hendak kembali ke Jakarta dan sekitarnya memadati ruas jalan utama, khususnya saat pemberlakuan sistem satu arah atau one way menuju arah bawah pada Minggu siang.
Ekor arus lalu lintas dengan One Way menuju arah bawah terpantau mengalami antrean panjang setelah kawasan Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, pada Minggu, 18 Januari 2026, sekitar pukul 14.20 WIB.
Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan mulai terlihat sejak selepas tengah hari, seiring berakhirnya waktu kunjungan wisatawan.
Sejumlah titik rawan kepadatan seperti Simpang Gunung Mas hingga jalur menuju Cisarua mengalami perlambatan signifikan. Kendaraan hanya dapat melaju dengan kecepatan rendah, bahkan sesekali berhenti total.
Petugas kepolisian bersama instansi terkait tampak bersiaga di sejumlah persimpangan untuk mengurai kepadatan dan memastikan sistem one way berjalan sesuai rencana.
Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan sebagai upaya mengurangi penumpukan kendaraan dari arah Puncak menuju Jakarta, Bogor, dan Depok.
Selain tingginya volume kendaraan pribadi, kepadatan juga dipicu oleh aktivitas wisatawan yang keluar secara bersamaan.
Banyak pengendara memilih pulang di jam yang sama, sehingga menyebabkan lonjakan arus balik dalam waktu singkat. Kondisi cuaca yang relatif cerah turut membuat kawasan Puncak dipadati pengunjung sejak pagi hari.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar selalu memantau informasi lalu lintas terkini sebelum melakukan perjalanan dari atau menuju kawasan Puncak.
Pengendara juga disarankan memilih waktu keberangkatan di luar jam padat serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima.
Hingga saat ini, arus lalu lintas secara perlahan mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan kepadatan, seiring berkurangnya jumlah kendaraan yang keluar dari kawasan wisata.
Rekayasa lalu lintas akan terus disesuaikan dengan situasi di lapangan demi menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.
