Bogordaily.net – Tiga pemuda nyaris menjadi korban ganasnya arus sungai setelah terjebak di tengah aliran Curug Niagara, Kampung Dayeuh, Desa Sukanagara, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.
Peristiwa ini terjadi saat debit air sungai meningkat secara tiba-tiba akibat hujan deras yang mengguyur wilayah hulu.
Insiden tersebut berlangsung pada Sabtu, 17 Januari 2026, menjelang sore hari. Ketiga pemuda berinisial AP (20), IW (19), dan E (19) awalnya tidak menyadari adanya potensi bahaya saat beraktivitas di sekitar sungai, lantaran kondisi cuaca di lokasi terlihat cerah.
Menurut keterangan kepolisian, ketiganya semula memancing di tepi sungai. Namun, karena merasa aman dan melihat air sungai dalam kondisi dangkal, mereka memutuskan berpindah ke area tengah sungai.
“Awalnya ketiga pemuda itu mancing di pinggir sungai, namun atas ajakan salah satu dari mereka, akhirnya pindahlah posisinya ke tengah. Saat itu mereka menyeberang ke tengah karena kali tersebut dangkal dan cuaca cerah,” kata Kapolsek Jonggol, Kompol Hida Tjahjono, Minggu, 18 Januari 2026.
Ketiganya kemudian berdiri di atas batu berukuran besar yang berada di tengah aliran sungai. Tanpa disadari, hujan deras yang turun di wilayah hulu, khususnya di daerah Cariu dan Tanjungsari, menyebabkan debit air meningkat dengan cepat.
Perubahan kondisi sungai terjadi secara perlahan namun pasti. Arus air yang semula tenang berubah menjadi deras dan ketinggian air terus bertambah, hingga akhirnya menutup jalur yang bisa digunakan untuk kembali ke tepi sungai.
“Tanpa mereka sadari tinggi air berangsur-angsur naik dan arus air menjadi deras. Sehingga ketiga korban terjebak diatas bebatuan besar di tengah aliran sungai,” ucap Hadi.
Kondisi tersebut membuat ketiga pemuda tidak dapat menyelamatkan diri dan terjebak cukup lama di tengah sungai. Warga sekitar yang melihat kejadian itu kemudian melaporkan situasi tersebut kepada pihak berwenang.
Proses Evakuasi
Sekitar pukul 15.30 WIB, tim SAR gabungan bersama BPBD Kabupaten Bogor bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses penyelamatan.
Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan mengingat arus sungai yang deras dan tidak tersedianya perahu karet di lokasi.
Berdasarkan video yang beredar di media sosial, petugas BPBD harus berenang menyeberangi sungai dengan arus kuat demi membawa tali tambang.
Tali tersebut kemudian digunakan sebagai lintasan evakuasi untuk menyelamatkan ketiga korban satu per satu dari atas bebatuan.
Upaya penyelamatan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Setelah melalui proses evakuasi yang cukup dramatis, ketiga pemuda berhasil dipindahkan ke lokasi aman.
“Sekitar pukul 18.30 WIB, ketiga orang korban berhasil dievakuasi dalam keadaan baik, dan dilakukan pengecekan kesehatan dan dinyatakan dalam kondisi baik dan sehat, saat ini para korban sudah dikembalikan kepada pihak keluarga,” pungkasnya.
