Monday, 19 January 2026
HomeKota BogorWorkshop Social Media Strategy Digelar di IUQI Bogor

Workshop Social Media Strategy Digelar di IUQI Bogor

Bogordaily.net — Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor menggelar Workshop Social Media Strategy pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat IUQI Bogor. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai strategi pengelolaan media sosial yang efektif dan berkelanjutan.

Workshop dipandu oleh MC Yunida Yunus dan diawali dengan lantunan tilawah Al-Qur’an oleh Wahyu dari UKM JQH IUQI Bogor. Adapun pemateri utama dalam kegiatan ini adalah Alvino Pranata, seorang praktisi media sosial yang aktif membagikan strategi pengembangan akun digital.

Dalam pemaparannya, Alvino menjelaskan bahwa strategi media sosial merupakan sebuah rencana yang mencakup tujuan yang ingin dicapai, target audiens yang ingin diajak berkomunikasi, jenis konten yang akan dibuat, serta cara mengevaluasi hasil dari aktivitas media sosial tersebut. Menurutnya, memiliki tujuan yang jelas dan strategi yang tepat menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan media sosial.

Ia juga menyampaikan tahapan awal dalam menyusun social media strategy, di antaranya menentukan tujuan, mengenali audiens, membuat pilar konten, serta menjaga konsistensi. Alvino menekankan pentingnya konsistensi waktu unggah konten. “Misalnya jika kita terbiasa mengunggah konten jam 8 malam, maka audiens akan terbiasa menunggu di jam tersebut,” ujarnya.

Selain itu, peserta diingatkan untuk memahami target audiens secara mendalam karena engagement merupakan kunci utama dalam media sosial. Konten yang dibuat harus relevan dengan apa yang dirasakan dan dibutuhkan oleh audiens.

Dalam sesi action plan, Alvino mengajak peserta untuk mulai merancang akun media sosial mereka sendiri, mulai dari menentukan nama akun, tujuan pembuatan akun, hingga target pengikut yang ingin dicapai.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Salah satu pertanyaan yang diajukan peserta adalah apakah promosi harus dilakukan secara terus-menerus. Menanggapi hal tersebut, Alvino menjelaskan bahwa jumlah unggahan bukanlah target utama, melainkan seberapa efektif konten tersebut dibagikan dan dievaluasi. Ia menekankan pentingnya evaluasi dan analisis konten secara rutin.

Pertanyaan lain berkaitan dengan cara meningkatkan jumlah pembeli dari pengikut yang sudah ada. Alvino menyarankan agar penjual membuat konten yang bersifat menjual namun tetap natural, misalnya dengan menggunakan atau memperlihatkan langsung produk yang dijual.

Workshop ini juga dimeriahkan dengan pembagian hadiah berupa buku bagi peserta yang aktif dan menunjukkan perhatian selama kegiatan berlangsung. Diharapkan, melalui workshop ini, mahasiswa IUQI Bogor dapat lebih siap dan kreatif dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah, promosi, maupun pengembangan personal dan organisasi.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here