Bogordaily.net – Warga dan pengguna jalan di kawasan Jelambar, Jakarta Barat, dikejutkan dengan temuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam mobilnya, tepat di tengah ruas Jalan Latumenten, Jumat, 23 Januari 2026.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah sebuah mobil tampak berhenti tidak wajar dan menghambat arus lalu lintas. Kendaraan itu diketahui berhenti di tengah jalan dalam kondisi mesin mati, memicu kecurigaan pengendara lain yang melintas.
Korban diketahui berinisial AR, seorang pengemudi mobil yang ditemukan sudah tidak bernyawa saat petugas mendatangi lokasi kejadian.
Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alex Tengbunan, menjelaskan bahwa hingga kini pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti meninggalnya korban.
Ia menegaskan, spekulasi yang beredar terkait korban meninggal akibat terjebak kemacetan belum bisa dipastikan sebelum adanya hasil pemeriksaan lebih lanjut.
“Kejadian di jalan ya. Kalau penyebab meninggalnya karena terjebak macet, mungkin kita belum bisa pastikan seperti itu. Karena kan harus dipastikan dia meninggalnya kenapa, sakit atau karena hal lain,” kata Alex.
“Saksi ini menginfokan kepada anggota lantas bahwa mobil ada yang mogok nih, ada yang berhenti di tengah jalan. Kemudian Kanit Lantas, anggota lantas langsung datang dan mendorong mobil tersebut, namun direm tangan,” tambahnya.
Alex mengungkapkan, kejadian bermula ketika seorang saksi melaporkan adanya mobil yang berhenti di tengah jalan dan diduga mogok. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada petugas lalu lintas yang berada tidak jauh dari lokasi.
“Saksi ini menginfokan kepada anggota lantas bahwa mobil ada yang mogok nih, ada yang berhenti di tengah jalan. Kemudian Kanit Lantas, anggota lantas langsung datang dan mendorong mobil tersebut, namun direm tangan,” tambahnya.
Karena mobil tidak dapat digerakkan, petugas lalu berupaya memastikan kondisi pengemudi di dalam kendaraan.
Pengemudi Tidak Merespons, Ditemukan Tak Bernyawa
Petugas kemudian mengetuk kaca mobil untuk meminta respons dari pengemudi. Namun, tidak ada jawaban ataupun gerakan dari dalam kendaraan.
Setelah pintu mobil dibuka, petugas mendapati korban dalam posisi duduk dengan kepala tertunduk.
“Dibuka pintunya terus anggota ini melihat sopir ini, driver, kepalanya merunduk. Kepalanya merunduk dalam keadaan duduk, memakai kaos abu-abu dan celana jeans biru, Terus dicek kenapa bisa merunduk ini, mungkin tidur atau gimana kan, tapi pas dicek denyut nadinya sudah tidak berdetak,” tambahnya.
Melihat kondisi tersebut, petugas langsung berkoordinasi dengan tim identifikasi Polres Metro Jakarta Barat untuk penanganan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan awal di lokasi memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi juga menemukan sejumlah obat di dalam tas milik korban.
“Ada ditemukan obat asma inhaler, ya inhaler, minyak angin dan obat tetes mata dalam tasnya. Kemungkinan (meninggal) karena sakit ya, bukan karena macet,” pungkasnya.
