Bogordaily.net – Prilly Latuconsina kembali menyedot perhatian publik. Setelah resmi mengundurkan diri dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang turut ia dirikan, aktris dan penyanyi ternama itu justru membuat gebrakan tak terduga di dunia profesional.
Nama Prilly mendadak ramai diperbincangkan warganet setelah diketahui mengaktifkan badge “Open to Work” di akun LinkedIn miliknya.
Tanda tersebut lazim digunakan oleh pencari kerja, sehingga memicu tanda tanya besar di kalangan netizen.
Banyak yang heran, mengingat Prilly selama ini dikenal sebagai figur publik multitalenta dengan karier mapan. Ia tak hanya aktif di dunia akting dan tarik suara, tetapi juga terlibat di balik layar industri hiburan serta bisnis kreatif.
Spekulasi pun bermunculan. Tak sedikit warganet mempertanyakan alasan Prilly menandai dirinya sebagai pencari kerja, bahkan menganggap langkah tersebut tidak lazim untuk seorang publik figur dengan rekam jejak kesuksesan panjang.
Menanggapi berbagai reaksi tersebut, Prilly akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasi secara langsung melalui media sosialnya. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut sama sekali bukan karena minimnya aktivitas atau pekerjaan.
“Hi semuanya, jangan kaget dulu ya, Aku menyatakan bedge ‘open to work’ bukan karena kekurangan aktivitas tapi karena lagi ingin belajar hal yang baru,” ungkap Prilly.
Prilly menjelaskan, selama bertahun-tahun berkecimpung di industri hiburan dan bisnis, ia merasa perlu keluar dari zona nyaman. Rasa jenuh terhadap rutinitas yang itu-itu saja membuatnya ingin mencari pengalaman berbeda di luar dunia yang selama ini membesarkan namanya.
Mantan kekasih Aliando Syarief itu mengaku ingin menantang dirinya sendiri dengan terjun langsung ke pekerjaan yang benar-benar bersentuhan dengan masyarakat.
Office Sales
Salah satu bidang yang menarik perhatiannya adalah office sales, pekerjaan yang menuntut interaksi langsung dengan klien serta pemahaman mendalam terhadap kebutuhan konsumen.
“Ketemu orang langsung, ngobrol, memahami kebutuhan mereka, sampai belajar bagaimana sebuah produk benar-benar diterima dan dirasakan langsung oleh konsumen,” tambahnya.
Bagi Prilly, pengalaman tersebut bukan sekadar mencari pekerjaan, melainkan proses pembelajaran untuk memperluas sudut pandang dan keterampilan hidup.
Ia menilai, bekerja di lapangan akan memberinya perspektif baru yang selama ini belum ia rasakan sebagai publik figur.
Lebih lanjut, Prilly menegaskan bahwa dirinya masih berada dalam tahap eksplorasi. Ia membuka diri untuk berdiskusi, bertukar pikiran, dan menjalin koneksi dengan siapa pun yang tertarik berbincang secara profesional.
Sikap terbuka tersebut justru menuai respons positif dari warganet. Kolom komentar akun media sosial Prilly dipenuhi dukungan, pujian, serta apresiasi atas keberaniannya mencoba hal baru di tengah zona nyaman yang telah ia bangun bertahun-tahun.
